
PADANG, INVESTIGASI_Laga hidup mati Semen Padang FC menjamu Persik Kediri, Minggu (17/5) di Stadion GOR H. Agus Salim Padang, berlangsung ketat. Ketinggalan dibabak pertama, Semen Padang mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua. Berakhir 1 – 1, Semen Padang, harus berjuang keras, pada laga terakhir melawan Arema Malang
Semen Padang FC punya misi mengamankan point penuh demi bertahan di Liga 1, berusaha membongkar pertahanan Persik Kediri saat pluit tanda dimulai pertandingan.
Menit ke empat, terjadi kemelut di gawang Persik Kediri. Sayang tendangan Bruno melambung tinggi. Namun, Persik Kediri lebih dahulu membobol gawang Semen Padang di menit 12. Tendangan torpedo Varlente merobek gawang Semen Padang dijaga Athur
Serangan demi serangan dilakukan Semen Padang FC dan mendominasi jalannya pertandingan, namun bisa menembus gawang Persik Kediri. Beberapa peluang pun gagal menciptakan gol. Leo penjaga gawang Persik Kediri, berarti menyelamatkan gawang dari serangan balik Semen Padang FC. Sampai pluti turun minum ditiup skor tetap bertahan 1- 0 untuk Persik Kediri.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC menekan pertahanan Persik Kediri. Mengandalkan serangan balik, Persik Kediri juga merepotkan pertahanan Semen Padang FC. Menit ke 62, keberuntungan kembali berpihak kepada Semen Padang FC. Melalui serangan balik, Bruno Gomes berhasil gawang Leo. Skor pun berubah 1-1
Meski bermain setengah lapangan Semen FC Padang didukung 12 ribu penonton, tak mampu membobol gawang Persik Kediri. Malah, serangan balik Persik Kediri membahayakan Gawang Athur. Tambahan waktu empat masa injuri time tak mampu dimanfaatkan Semen Padang
Sampai pluit panjang dibunyikan skor tetap imbang 1- 1. Dengan hasil ini Semen Padang FC meraih poin 33 dan masih berada diposisi 15. Hasil ini, membuat Semen Padang harus bekerja keras pada pertandingan melawan Arema Malang. Dua tim Barito Putra dan PSS Sleman juga punya peluang, lepas dari zona degradasi .Nv


