
Investigasi – Sijunjung, — Di tengah upaya menjaga kinerja pelayanan dan akuntabilitas menjelang akhir tahun anggaran, KPPN Sijunjung kembali mendapat kehormatan menjadi lokasi kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Semester II Tahun 2025 oleh Tim Supervisi KPPN dan Kepatuhan Internal (SKKI) Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, pada 20–22 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dalam memperkuat tata kelola, kepatuhan internal, dan budaya integritas di seluruh jajaran perbendaharaan negara.
Tim Pembina dan Mandat Tugas
Tim SKKI Kanwil DJPb Sumbar dipimpin oleh H. Irfan Huzairin selaku Ketua Tim, didampingi Agung Hartoyo, Fadhilla Gunawan, dan Alvin Alfarisi.
Kehadiran tim ini bertujuan memastikan fungsi kepatuhan internal pada KPPN berjalan optimal, konsisten, dan berkelanjutan — sejalan dengan semangat “Treasury for the Nation” (Perbendaharaan untuk Negeri).
Penugasan tim di Bidang Supervisi KPPN dan Kepatuhan Internal Kanwil DJPb Sumbar, perihal Pembinaan dan Supervisi Pelaksanaan Tugas KPPN serta Monitoring dan Evaluasi ISO 9001:2015 Semester II Tahun 2025.
Melalui surat tugas, tim mendapat mandat untuk melaksanakan pembinaan, supervisi, dan bimbingan teknis operasional aplikasi, sekaligus memperkuat penerapan manajemen risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan KPPN Sijunjung.
Sinergi, Integritas, dan Semangat Kolaborasi
Kedatangan tim Kanwil disambut hangat oleh Kepala KPPN Sijunjung, Anton Widodo, beserta seluruh pejabat dan pegawai.
Dalam sambutannya, Anton menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kanwil DJPb Sumbar dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas serta memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja.
“Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menumbuhkan kesadaran bersama, serta memastikan seluruh proses bisnis di KPPN berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ujar
Anton Widodo.
Sebagai satuan kerja yang telah menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), KPPN Sijunjung terus memperkuat komitmen pelayanan prima.
Melalui berbagai inovasi digital dan budaya kerja adaptif, KPPN Sijunjung berupaya menjadi mitra terpercaya bagi satuan kerja di wilayahnya, sekaligus teladan dalam penerapan prinsip good governance.
Pembinaan yang Menyentuh Akar Tata Kelola
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan — dimulai dengan entry meeting pada hari pertama dan diakhiri exit meeting pada hari ketiga — tim SKKI melaksanakan serangkaian agenda strategis.
Agenda tersebut mencakup review penerapan manajemen risiko, pemantauan tindak lanjut hasil pembinaan sebelumnya, serta diskusi interaktif dengan seluruh pejabat dan pegawai KPPN Sijunjung.
Diskusi berlangsung terbuka dan produktif, menghasilkan berbagai gagasan untuk memperkuat efektivitas pengendalian intern, meningkatkan sinergi lintas bagian, serta mendorong inovasi dalam pengelolaan layanan dan pelaporan.
KPPN Sijunjung juga menyiapkan seluruh laporan dan dokumen pendukung secara lengkap dan tertata rapi melalui aplikasi SALAMAIK, mencerminkan disiplin, kepatuhan, dan kesiapan tinggi dalam mendukung proses pembinaan.
Apresiasi atas Prestasi dan Konsistensi KPPN Sijunjung
Ketua Tim SKKI, H. Irfan Huzairin, yang juga menjabat sebagai Kabid SKKI Kanwil DJPb Sumatera Barat, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan performa KPPN Sijunjung dalam menjaga kualitas tata kelola dan pengendalian intern.
“Kami hadir bukan semata untuk menilai, tetapi untuk mendampingi.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan memastikan fungsi kepatuhan internal berjalan efektif serta membantu KPPN dalam mengidentifikasi potensi risiko dan langkah mitigasinya,” tutur Irfan.
Lebih lanjut, Irfan menegaskan bahwa KPPN Sijunjung berhasil menempati peringkat pertama di antara KPPN Tipe A2 se-wilayah Kanwil DJPb Sumbar pada Semester I Tahun 2025 — sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi dalam menjaga kinerja, kepatuhan, dan mutu pelayanan.
“Prestasi ini patut dibanggakan. KPPN Sijunjung telah menunjukkan komitmen dan konsistensi luar biasa. Kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada semester berikutnya,” imbuhnya.
Meneguhkan Peran Perbendaharaan yang Melayani Negeri
Kegiatan pembinaan ini menjadi cerminan semangat berkelanjutan DJPb dalam membangun aparatur perbendaharaan yang berintegritas, profesional, dan melayani dengan sepenuh hati.
Melalui kolaborasi erat antara Kanwil dan KPPN, nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan integritas tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, KPPN Sijunjung semakin meneguhkan perannya sebagai ujung tombak perbendaharaan negara yang terpercaya, adaptif, dan berorientasi pelayanan publik — selaras dengan semangat “ Treasury for the Nation, Serving with Integrity ” (Perbendaharaan untuk Negeri, Melayani dengan Integritas) .Jhendri


