
Berat! Sangat terasa saat Semen Padang FC, menghadapi Malut United pada pekan ke 9 Liga Super, Minggu (26/20). Apalagi, laga disiarkan langsung Indosiar itu, Kabau Sirah bertandang ke kandang Laskar Kie Raha. Berbekal lima kekalahan berturut turut, beban mental menerpa pasukan Kabau Sirah. Bahkan, beban itu lebih berat dari mendaki Bukit Karang Putih yang terjal
Tak mudah, perjuangan ekstra keras untuk membawa pulang poin. Jika diambil perbandingan, sangat tipis peluang meraih point saat menghadapi Malut United asuhan Hendri Susilo mantan pelatih Semen Padang. Bukan tanpa alasan, bukan juga tak percaya kemampuan.
Rekord mentereng Malut United, jadi pertimbangan. Torehkan catatan luar biasa. Sukses menekuk tim bertabur bintang Dewa United (3-1). Menahan tuan rumah Persija Jakarta (1-1), hancurkan Madura United (4-1), kalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC (1-0), tumbangkan Persis Solo (3-1). Malut United, menggila dan menembus papan atas
Berbanding Terbalik dengan Semen Padang FC
Hasil mentereng diraih Malut United, berbanding terbalik dengan Semen Padang FC. Lima kali kekalahan. Meski, berganti pelatih, pertandingan di pekan ke 8 dipermalukan Bhayangkara FC. Memilukan dan memalukan, Semen Padang FC jadi lumbung gol. Total 12 telah bersarang, lima diantaranya, terjadi saat melakoni partai tandang.
Hasil buruk saat tandang, menjadi beban berat untuk mencuri poin dari Malut United. Kalah dari Persib (0-2), takluk dari Persebaya Surabaya (0-1), dilumat Persita Tangerang (0-2). Apalagi, lawan dihadapi kali ini, bertabur bintang, sedang haus kemenangan. Semen Padang FC, bakal dijadikan korban berikutnya. Ini menjadi langkah, bagi tim urang awak. Sangat berat, dalam situasi keterpurukan
Akankah, Hendri Susilo menambah daftar panjang kekalahan mantan timnya
Hasil buruk sampai pekan ke 8. Semen Padang terpuruk didasar klasemen, berujung dipecatnya Eduardo Almeyda. Pergantian pelatih dan sekarang ditangani Dejan Antonic, juga diawali hasil mengecewakan. Leo Guntara dkk kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri. Pergantian pelatih, tak mampu menyelamatkan kekalahan dikandang sendiri
Keraguan masih bergayut dihati pendukung Semen Padang FC. Rekord kekalahan lima kali berturut turut akan semakin panjang, saat tandang ke kandang Malut United. Hendri Susilo, mantan pelatih Semen Padang FC. Tentu, tertitip harapan pecinta sepakbola Sumbar. Meski. berat terus berjuang. Semoga tandang ini, membawa harapan, memecah kebuntuan, lepas dari kekalahan. Semoga
Penulis Novri Investigasi


