
Hinggok bondo di ateh dahan
Sairing tabang jo buruang Merpati
Tasabuik juo di Solok Selatan Batang Bangko nan Jo Suliti
Bunga Mawar tumbuah di laman
Sajuak dipandang harum baunyo
Pengendalian banjir di karajoan
Sawah jo ladang aman tajago
Dulu langang kinilah rami
Dek Saribu rumah gadang
Pengendalian banjir Batang Suliti
Wisata sungai rancak dipandang
Cuaca sore itu cerah. Secerah hati menikmati pemandangan yang indah. Pesona seribu Rumah Gadang berpadu dengan keindahan Batang Suliti. Riak air nan tenang, menghilangkan gundah saat melintasi lokasi itu
Pembangunan proyek pengendalian banjir Batang Suliti tahap II yang berlokasi di Nagari Pakan Raba, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, menambah pesona luar biasa. Pengendalian banjir yang dikerjakan terlihat kokoh menjaga pemukiman, sawah dan ladang
Proyek milik BWSS V dikerjakan PT Daka Megaperkasa, merubah lokasi itu menjadi wisata sungai yang sejuk dipandang mata. Meski, belum rampung 100 persen, tapi sudah dirasakan manfaat oleh warga
Diakui, memang ada keterlambatan pekerjaan. Itupun bukan tanpa alasan. Faktor alam menjadi penyebab. Banjir dan kondisi jalan yang terputus, akibat bencana alam menghantam Ranah Minang, menjadi penghalang distribusi material konstruksi dari Kota Padang ke lokasi pekerjaan.
Begitu juga cuaca ekstrem menyebabkan banjir dan material seperti pasir serta batu terus hanyut. Tidak itu saja, pengiriman semen dan kebutuhan proyek lainnya juga sering tertunda
Disisi lain, proyek mulai kontrak 14 April 2025 dengan masa pelaksanaan selama 260 hari kalender, meski terkendala cuaca, rekanan tetap profesional dalam bekerja. Walau tak mencapai target, disebabkan berbagai kendala mutu dan kualitas terus terjaga
Pekerjaan yang tertunda itu, hanya pekerjaan aksesoris atau finishing. Seperti
penyempurnaan kuncian, rabat beton anak sungai, serta normalisasi aliran. Secara keseluruhan, pembangunan pengendalian banjir Batang Suliti didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nilai anggaran mencapai Rp31,8 miliar, sudah dirasakan manfaatnya oleh warga
Apalagi, proyek ini mengerjakan rekonstruksi dan normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 600 meter. Jika selesai, memberikan dampak luar biasa. Menghilangkan kecemasan trauma banjir, juga menyulap sungai itu, menjadi lokasi wisata
Penulis
Novri Investigasi


