
Catatan : Richard, Akb
Hiruk pikuk dunia saat ini dengan berbagai permasalahan, baik antar negara , maupun di dalam negeri suatu negara akhir akhir ini mendapat perhatian serius mayarakat lokal dan dunia.
Berkembangnya informasi yang simpang siur terhadap suatu permasalahan begitu krusial, karena dikait kaitkan dengan intens nya komunikasi melalui media massa dan Medsos., yang mengarah kepada salah satu sistem komunikasi, yaitu propaganda.
Misalnya dalam perperangan antar dua atau tiga negara. Masing masing mereka mengklaim pemenangnya, sehingga seperti tidak ada yang kalah.
Merasa menang semuanya., walaupun dihantam habisan oleh sang lawannya.
Propaganda dalam ilmu komunikasi, adalah usaha sadar dan sistematis untuk memanipulasi emosi, sikap, dan perilaku khalayak (individu atau kelompok) agar mendukung tujuan tertentu.
Hal tersebut biasanya dilakukan melalui penyajian informasi sepihak, bias, atau palsu.
Propaganda adalah teknik komunikasi persuasif yang menggunakan media massa, media sosial, dan simbol lainnya untuk mengubah opini publik.
Dalam perspektif komunikasi, Konsep utama Propaganda,
adalah mengarahkan sikap dan perilaku masyarakat agar sejalan dengan kepentingan si propagandis.
Karakteristik Bersifat satu arah, yaitu menggunakan retorika, informasi yang salah/setengah benar, dan fokus pada dampak psikologis, bukan objektivitas.
Medianya menggunakan media massa, organisasi, dan teknik komunikasi modern (media sosial, AI).
Propaganda juga bisa bertujuan memberi julukan negatif untuk menjatuhkan lawan.
Biasanya menyembunyikan fakta sebenarnya, hanya menampilkan fakta pendukung.
Kadangkala menggunakan ancaman untuk menakuti masyarakat atau lawan politik
Dampak Propaganda antara lain
Polarisasi, yaitu menciptakan ketegangan dan konflik antar kelompok.
dan manipulasi Informasi, penyebaran informasi palsu/hoaks yang merugikan masyarakat.
Propaganda bisa saja dilakukan oleh dunia internasional atau di dalam negeri suatu negara untuk kepentingan tertentu dan menciptakan sesuatu yang semu.. Harus berhati hati menyikapi setiap informasi yang disebarkan.
Check and ricek agar tidak terjebak dalam suatu kepentingan yang tak jelas, akhirnya merugikan diri sendiri dan khalayak.


