
PADANG, INVESTIGASI_Kebersihan sebagian dari iman. Kutipan ayat suci Al-Quran itu, seiring dengan Perda Kota Padang, kota bebas sampah. Mewujudkan kebersihan Tim LPS melakukan aksi Goro bersama pada salah satu TPS di kawasan Perumahan Cinta Kasih, tepatnya dibelakang Polsek Koto Tangah, Lubuk Buaya RT 04 RW 05, Kecamatan Koto Tangah Padang
Tak terbantahkan, Indonesia masih berhadapan dengan sampah plastik yang mengotori sungai. Bahkan, menyesaki pesisir, hingga ditemukan di perut ikan dan penyu yang terdampar. Namun perubahan selalu dimulai dari langkah kecil.
Membawa botol minum sendiri, menggunakan tas belanja kain, atau mengomposkan sisa dapur, merupakan tindakan sederhana yang jika dilakukan jutaan orang akan memberi dampak besar. Bank sampah di kampung-kampung, gerakan memilah sampah di sekolah, hingga pasar yang mengurangi plastik sekali pakai, contoh nyata gotong royong lingkungan yang terus tumbuh.
Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) Asri Padang Sarai menegaskan, menjaga bumi tidak bisa menunggu satu hari aksi bersih-bersih. Ia harus menjadi gaya hidup, jangan sampai redup
Gotong Royong untuk Masa Depan Bersih
Dalam budaya kita, gotong royong bukan sekadar slogan. Ia adalah cara hidup yang menyatukan masyarakat dalam kerja bersama. Spirit itu kini kembali dihidupkan untuk bumi: ketika tetangga saling mengingatkan memilah sampah, kantor menyediakan titik pengumpulan daur ulang, dan pemerintah menyiapkan regulasi yang mendorong ekonomi sirkular.
Jika kebiasaan kecil itu terus dilakukan, target Indonesia Bebas Sampah bukan lagi angan. Dari rumah tangga ke kota, dari pesisir ke pegunungan, langkah-langkah kecil itu merangkai harapan besar bagi bumi yang lebih sehat.
LPS Padang Sarai Asri, mengingatkan kita untuk menjaga kebersihan dan kelestarian bumi. Sebab ini adalah tugas yang diwariskan lintas generasi. Tugas yang hanya dapat dituntaskan jika setiap orang merasa memiliki peran.
Padang,10 May 2026
Penulis: Rama diha Putri Koordinator Lembaga Pengelolaan Sampah Padang Sarai


