
Hujan membasahi bumi, beberapa hari ini, tidak saja mengakibatkan banjit di beberapa daerah. Juga berpengaruh terhadap kerusakan jalan. Apalagi, saat pekerjaan tak diperhitungkan kemiringan dan drainase
Sebab, hujan dan genangan air diaspal itu, akan mempercepat terjadinya oksidasi. Resikonya, menyebabkan terjadinya kerusakan dini pada lapisan permukaan jalan. Apalagi, sampai terendalam dalam waktu lebih 24 jam, merupakan batas standar kekuatan sisa marshall.
Bahkan.
sangat besar pengaruhnya pada kinerja perkerasan aspal, terutama ketahanan atau keawetan jalan (durability) sebagai faktor dalam kriteria marshall. Intinya, genangan air sangat, menimbulkan masalah pada kinerja campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC)
Aspal adalah senyawa karbon setara minyak. Saat terjadi genangan air, ikatan molekulnya melemah dan lepas. Jika jalan aspal tergenang semalaman, besok bisa hanyut terbawa air. Dan, air merupakan musuh utama aspal. Idealnya, jalan dilengkapi dengan fasilitas pelengkap, termasuk drainase.
Itu sebabnya, pekerjaan pengaspalan, jalan harus didesain kemiringan melintang maupun memanjang dengan saluran drainase di kiri kanan. Tujuannya, mempercepat mengalir ke sungai atau ke kali. Dan, mencegah genangan air yang akan merusak jalan. Ini sering jadi persoalan, jalan tanpa drainase, sehingga saat hujan air tergenang di jalan
Air Penyebab Kerusakan Aspal
Ada beberapa penyebab terjadinya percepatan kerusakan aspal. Dan, ini kurang menjadi perhatian. Diantaranya, air tergenang di atas lapisan aspal, berada pada suhu rendah akan membuat pori-pori pada lapisan aspal membesar. Akibatnya, retakan terjadi jika suhu mencair (naik). Maka crack besar kemungkinan akan terjadi.
Selanjutnya, terjadi penurunan kekuatan ikatan. Sebab, lapisan aspal terdiri atas campuran beberapa material seperti agregat kasar dan zat aspal itu sendiri. Bersatunya, campuran material dengan aspal atau ikatan aspal dengan agregat ini, jika rusak maka lapisan aspal juga akan rentan retak atau rapuh
Termasuk juga, adanya faktor pertumbuhan vegetasi seperti rumput, gulma sampai unsur organisme juga turut membantu proses destruksi lapisan aspal yang sudah terbentuk. Air yang menggenang di lapisan aspal tentu memiliki kelembaban dan akan memfasilitasi tumbuhnya akar yang dapat menembus lapisan aspal
Akibatnya, kestabilan lapisan aspal akan goyah. Makanya, sangatlah penting untuk membuat jalanan bebas dari genangan. Perlu dihindari air yang tergenang pada lapisan aspal, terutama pada area yang memiliki kendala drainase atau saluran air yang tidak berfungsi dengan baik
Nah, ketika cuaca ekstrem, banjir terjadi di Ranah Minang, mengakibatkan air tergenang di jalan, lumpur menempel di aspal, perlu secepatnya dikeringkan. Sedimen lumpur yang mengandung air segera disingkirkan, jika tidak ingin merusak aspal jalan
Penulis
Novri Investigasi


