
PADANG, INVESTIGASI_ Siapa tak kenal Nil Maizar, legenda hidup Semen Padang FC. Sosok pelatih bertangan dingin itu, melalang buana melatih beberapa klub di negeri ini. Bahkan, Rang Payakumbuh ini, pernah Timnas Indonesia 2012.
Turunnya Semen Padang FC ke Liga 2, merupakan duka yang mendalam bagi pecinta si kulit bundar. Nil Maizar sosok yang tepat menangani Semen Padang FC, untuk kembali ke liga
teratas sepakbola Indonesia
Management Semen Padang FC (SPFC) melalui akun resmi presiden SPFC Andre Roaiade, telah mengumumkan pelatih SPFC untuk mengarungi Liga Championsif Liga 2 musim 2026-2027 Nil Maizar.
Bagi pecinta sepakbola figur Nil Maizar tak asing lagi di publik Sepakbola Sumatera Baratm. Meniti karir sebagai pemain, asisten pelatih SPFC 2009 hingga didapuk menjadi pelatih }epala Semen Padang FC di kompetisi Indonesia Super League 2010.
Pelatih yang pernah menimba ke ilmuan di Jerman, tersebut juga pernah menghantarkan SPFC di posisi 4 besar di kompetisi Liga Indonesia Super League tahun 2010-2011.
Apresiasi atas raihan yang telah dicapai pada masa itu, Nil Maizar dinobatkan menjadi salah satu pelatih perang bintang untuk tim wilayah Barat.
Tidak berhenti di situ saja, capaian prestasi terus meroket dan menghantarkan SPFC menjadi tim papan atas Indonesia dan main di Liga Champions Asia.
Titik karir Nil Maizar terus cemerlang. Pinangan melatih Timnas Indonesia di ajang Suzuki AFF 2012 pun langsung diberikan oleh PSSI melaluu Ketua Umum PSSI pada masa kepemimpinan Djohar Arifin Husin.
Pasca melatih Timnas Indonesia, Nil Maizar terus melalang buana di seantero sepakbola nasional. Persela Lamongan, Dewa United FC Sriwijaya FC, PSMS Medan hingga Sumsel United di musim 2025-2026.
Karekteristik Nil Maizar dalam melatih, merupakan motivator ulung dalam memberikan motivasi ke pemain. Ini menjadikan Nil Maizar pelatih yang laris manis dipinang para tim elit.
Nil Maizar pelatih yang menghantarkan Semen Padang FC ke final Piala Sudirman kembali dipercaya oleh management Semen Padang FC untuk membesut Kabau Sirah musim 2026-2027 di Liga 2. Ini menjadi tantangan tersendiri buat pelatih kelahiran Payakumbuh 2 Januari 1970 tersebut.
Dalam pantauan di plafon media sosial Nil Maizar juga mendapatkan respon yang positif dari kalangan warganet.
Ini membuktikan Nil Maizar pelatih yang sangat di nantikan dan dirindukan kiprah publik sepakbola Sumatera Barat setelah lama merantau.
Kita tunggu kiprah Nil Maizar pelatih yang memiliki licenci AFC PRO tersebut dalam membesut SPFC musim ini.
Tentu ini menjadi tantangan Nil Maizar, sebagai putra Daerah untuk mengembalikan Semen Padang FC ke liga 1.
Pernah dalam obrolan santai bersama Coach Nil Maizar, ia menuturkan Semen Padang FC, rumah saya dan bayak kenangan. Suka dan duka saya rasakan di Semen Padang FC. ” Mulai dari pemain, karyawan PT Semen Padang. Sampai titik ini darah saya masih untuk Semen Padang FC,” tegasnya.
Kita tentu menunggu siapa saja staf kepelatihan yang akan membantu Nil Maizar dalam membesut Semen Padang FC musim ini. Layak kita tunggu kiprah Nil Maizar di Semen Padang FC
Penulis Herman Jetar


