
PASBAR, INVESTIGASI_Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR ) Provinsi Sumbar, terus berupaya menuntaskan pelaksanaan akses jalan Pesisir Pantai Barat Sumatera Barat. Bahkan, terus mengebut pekerjaan tanpa mengenyampingkan kualitas dan mutu. Satu tujuan, pekerjaan selesai tepat waktu dan mitu
Salah satu ruas yang saat ini di kebut, pelaksanaan pembangunan, akses jalan Sasak menuju Perkampungan Maligi di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat. Sekarang, jalan provinsi Sasak – Maligi, rancak cando hamparan permadani
Kepala Bidang Bina Marga Dinas BMCKTR Sumbar Elfiandi, mengatakan pembangunan pekerjaan Jalan Provinsi ruas Sasak – Maligi ( P.033.02) terkontrak tanggal 20 April 2026 dengan kontraktor pemenang PT.Artha Graha Cipta.
Pembangunan ruas jalan provinsi tersebut terus mendapat perhatian Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimi, disaat terkendala anggaran, ruas jalan Sasak – Maligi secara marathon tetap dialokasikan anggaran, hingga menuju Kampung Maligi.
“Kita bersama – sama Tim TAPD Provinsi Sumbar bersama DPRD Sumbar, terus berupaya agar ruas ini dapat tuntas hingga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat setempat,” katanya
Sementara itu, Perwakilan PT. Artha Graha Cipta yang akrab dipanggil Acong mengatakan, untuk pekerjaan pembangunan Ruas Sasak – Maligi tahun anggaran 2026, dapat diselesaikan pelaksanaan pekerjaan pengaspalan. Sejak terkontrak sampai teraspal dengan estimasi waktu 70 Hari Kalender.
“Untuk panjang pekerjaan 450 meter dengan lebar jalan Lebar 6 meter. Bahu jalan 1 meter kiri dan kanan jalan,” jelas Acong
Salah seorang warga Maligi Izen Saputra mengaku berterima kasih kepada Pemprov Sumbar, melalui Dinas BMCKTR. Sebab, setiap tahun terus di upayakan pembangunan jalan Sasak – Maligi. Apalagi, jalan ini, merupakan urat nadi perekonomian warga Maligi yang hendak ke pusat kecamatan maupun Kabupaten.
Penulis
Buyung


