
Dima lah hati Indak ka sanang
Bajanji arek bakato Bana
Jalan Baso – Batusangka di sabuik urang
Dulu Balubang kini lah data
TANAHDATA, INVESTIGASI_Masih teringat, saat melintasi ruas jalan Provinsi Ruas Baso – Batusangka. Lubang menghiasi sepanjang jalan dilalui. Mobil bergoyang, mengikuti jalan bergelombang. lubang. Rasa was was menyelimuti hati yang galau,, ketika melewati jalan bak kubangan kerbau
Kepedulian Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), menjawab aspirasi masyarakat yang lama mendambakan perbaikan jalan. Apalagi, jalan provinsi ini, sangat strategis menghubungkan dua Kabupaten, Agam dan Tanah Datar
Sebelumnya, kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. Lubang sepanjang jalan membahayakan pengendara melintasi jalan itu. Sekarang, berkat proyek yang dikerjakan PT. Arpex Primadhamor, jalan sudah datar. Aspal hitam membentang panjang, semakin nyaman dipandang
Meski bekerja dimusim hujan, namun tak menghalangi pekerjaan proyek bernomor kontraku 620/10.04/SP/P.036/BM/IV/2026, nilai kontrak Rp3.242.411.422.00. Pengawasan yang ketat Dinas BMCKTR, progres proyek masa pelaksanaan 150 hari kerja, konsultan supervisi PT. Abata Rencana Karyanusa, bergerak cepat. Diyakini, pekerjaan akan selesai tepat waktu dan mutu
Bukan tanpa alasan, ini dilihat dari progres sampai Minggu pertama Agustus, sudah mencapai 70%. Artinya, bekerja ditengah tantangan hujan dan cuaca ekstrem, rekanan dapat mensiasati pekerjaan proyek yang mulai kontrak 10 April 2026 itu. Sehingga, progres dapat terjaga ditengah ekstrem cuaca
Inipun diakui Kabid Bina Marga, Dinas BMCKTR Sumbar, Elfiandi Ibrahim. Katanya, ia selalu mengingatkan rekanan untuk memacu pekerjaan saat cuaca cerah.” Musim hujan, tentu berpengaruh terhadap pekerjaan. Namun, kita siasati, rekanan agar memacu pekerjaan saat cuaca cerah,” kata mantan Kabid BM Dinas PU Kabupaten Solok ini.
Apresiasi terhadap pekerjaan ruas jalan provinsi Ruas Baso – Batas Batusangka ini, juga mengalir deras dari pengendara dan warga. Lama sudah diimpikan, terjawab sudah keinginan, sekarang jalan sudah datar dan hamparan aspal hitam panjang membentang.
“Dengan adanya pekerjaan jalan ini, jarak tempuh Kabupaten Agam – Kabupaten Tanah Datar, semakin cepat, ekonomi warga pun meningkat,” kata At warga setempat, seraya mengatakan, jalanpun nyaman dilewati.
Penulis
Novri Investigasi


