
PADANG, INVESTIGASI_Setelah melokani laga setiap akhir pekan, 4 tim finalis maju ke babak Semifinal untuk memperkuat tiket ke babak grand final.

PSTS Tabing, Taruna Luki, Tiku Putra, FC Agam dan Rifan’s akan beradu di babak semifinal.
Turnamen PSTS Tabing Cup U14 telah memasuki babak akhir. Setelah hampir satu bulan setengah laga berlangsung di Stadion Mini PSTS Tabing Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, berlangsung ketat
Babak semifinal dan grand final yang akan berlangsung tanggal 15-8 dan babak grand final 16-8 tersebut, tentu akan menjadi momentum 4 tim untuk menjadi yang terbaik.
Ketua pelaksana Alexander Dino menuturkan, sejauh ini pelaksanaan turnamen PSTS Tabing Cup U14 berjalan sukses dan tanpa hambatan. Fase demi fase berjalan dengan sportiftas tinggi sesama pemain dan tim
Turnamen PSTS Tabing Cup U14 di ikuti 16 tim. Baik undangan dari penjuru kecamatan Kota Padang maupun tim luar daerah. Rencananya akan di tutup oleh Walikota Padang Fadly Amran.
“Jika tidak ada halangan insyaallah tournamen PSTS tabing cup U14 akan ditutup oleh walikota Padang,kata allexender Dino sebagai ketua pelaksana.
Turnamen PSTS Tabing Cup U14 yang diprakarsai Ketua Umum PSTS tabing Desry Ayunda. Rencananya akan menjadi kan turnamen ini sebagai kelender tahun.
“Atmosfir kompetisi maupun tournamen kelompok usia saat ini menjadi primadona dalam pembentukan karakter bagi para pesepakbola cilik,” imbuhnya.
Juga disampaikan Ketua Umum PSTS Tabing Desry Ayunda. Katanya, menciptakan pemain handal harus melalui mekanisme yang benar. Kompetisi kelompok usia dini dan remaja harus sering kita agar pemain dapat mendapatkan menit bermain dan mampu menunjukan skill individuya
Desry Ayunda juga turut menyampaikan, turnamen PSTS Tabing Cup, turut membantu perkembangan sepakbola usia muda yang ada di Kota Padang maupun di Sumatera Barat. Sebab, kompetisi adalah jawaban untuk memberikan wadah bagi para pembina dan pemain.
“Dengan terselenggaranya turnamen PSTS Tabing, berarti kita turut membantu kinerja PSSI Kota Padang dan PSSI Sumatera Barat dalam memberikan ruang kompetisi bagi pembinaan sepakbola jangka pendek dan jangka panjang, “tutupnya.
Herman Jetar.


