
PADANG, INVESTIGASI_‘Bajalan di salo hujan. Itulah bentuk perumpamaan pekerjaan jembatan di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Bukan tanpa alasan, rekanan berpacu ditengah beragam rintangan. Termasuk, tinggi curah hujan yang menghalangi pekerjaan
Profesional rekanan sangat diharapkan. Sebab, jembatan rusak, pasca bencana alam hidrometeorologi itu, sangat vital dan jadi poros berputarnya roda perekonomian. Bagaimana pun juga, jalan dan jembatan merupakan urat nadi perekonomian.
Ini pun menjadi perhatian Pemko Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dibawah kepemimpinan Malvy Hendri dan Kabid Bina Marga, Rizki. Satu harapan, dengan adanya jembatan, bisa memulihkan konektifitas dan roda perekonomian.
Harapan warga terhadap pekerjaan jembatan ini, juga bergantung kepada PT. Kamala Unida dan konsultan pengawas PT. Artha Graha Cipta KSO, PT. Aqsa Mandiri Consultan. Berharap, pekerjaan senilai Rp8.826.169.373, tepat waktu dan mutu
Sehingga, jembatan putus Kampung Tanjung, kembali terhubung. Dan, dengan selesainya proyek bernomor kontrak : 011/Kont-PJJ/APBD/DPURR/2026, tanggal kontrak 27 Juli 2026, aktifitas kembali normal, jalan dilalui kembali lancar dan perekonomian kembali berputar
“Sudah lama jembatan terputus. Berakibat putus juga langkah warga dan pengendara. Roda perekonomian pun terputus. Kami warga berharap, selesainya jembatan ini transportasi juga lancar, jarak tempuh semakin pendek, jalan dan nyaman dilewati, roda perekonomian kembali normal,” ujar Ar warga setempat.
Dukungan warga, juga mengalir terhadap pekerjaan jembatan ini. Profesional rekanan pengawasan, baik konsultan pengawas maupun tim DPUPR, diharapkan bisa mengenjot pekerjaan Sehingga, jembatan Kampung Tanjung tersebut, bisa segera dimanfaatkan kembali
Sesuai Harapan.
Jawaban menyejukkan juga keluar dari Soeim rekanan yang mengerjakan jembatan itu. Katanya, progres pekerjaan masih sesuai rencana.” Untuk rangka sampai proses pabrikasi di pabrik, diperkirakan pertengahan bulan depan sampai ke lokasi,” katanya.
Berkomitmen Menyelesaikan Tepat Waktu
Sebelumnya, harapan warga ditanggapi ‘setetes harapan dari Kadis PUPR. Ibarat, Kato basambuik, gayuang bajawek, keinginan warga seiring dengan tekat Kadis PUPR, Malvi Hendri. Katanya, kami berkomitmen menyelesaikannya tepat waktu
Namun, ia menghimbau agar berbagai pihak ikut mendukung demi kelancaran pekerjaan. Dan, berharap warga maupun pengguna jalan untuk tetap berhati hati saat melintasi lokasi pekerjaan itu, demi keselamatan bersama.” Sebab, keberlanjutan fungsi jembatan tersebut sebagai jaminan aksesibilitas utama publik,” ulas Kadis yang dekat dengan kalangan media ini.
Sosok pekerja keras dan selalu turun ke lapangan, melihat langsung pekerjaan, pembangunan kembali jembatan ini fokus pada pemulihan mobilitas ekonomi warga terdampak.” Dana ini bersumber penuh dari APBD 2026 hasil pemanfaatan pajak masyarakat Kota Padang,” katanya mengakhiri
Penulis
Novri Investigasi


