
Diakui atau tak diakui, jujur atau tidak jujur, ini sering menjadi sorotan dan pemberitaan di media. Anehnya, meski sering diberitakan, namun tak kunjung ada perubahan. Entah apa alasan, seakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hanya sekedar catatan indah dalam kontrak kerja.
Sebagian besar pekerjaan proyek di Sumbar, baik menggunakan dana APBD maupun APBN, K3 sering terabaikan. Tak menjadi perhatian bagi rekanan maupun konsultan. Sehingga, K3 hanya hiasan ditubuh pekerja saja, tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi.
Padahal, biaya akibat kecelakaan kerja jauh lebih mahal dari biaya penerapan K3. Satu kecelakaan kerja dapat menghentikan seluruh kegiatan proyek, menimbulkan denda, merusak reputasi perusahaan. Paling berat, kehilangan nyawa dan mengakibatkan cacat
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Waspada lebih baik daripada terjadi kecelakaan kerja. Kata bijak ini, seakan tak berarti. Ingat, tidak ada bangunan yang nilainya lebih tinggi daripada nyawa manusia. Seharusnya, memakai K3 menjadi kebanggaan, bukan lagi beban. Apalagi, sampai jatuh korban
Budayakan K3
Berpacu dengan waktu, berburu target, demi tercapainya pekerjaan tepat waktu dan mutu, boleh boleh saja. Tapi, keselamatan kerja tetap prioritas utama. Untuk itu, budayakan K3 ditempat kerja. Pekerja selamat, pekerjaan cepat, keuntungan pun didapat
Sediakan Alat Pelindung Diri (APD) di lokasi proyek. Beri edukasi kepada pekerja, pentingnya memakai APD saat bekerja. Helm, kacamata pelindung, sarung tangan, sepatu safety, rompi dan Harnes pengaman, harus tersedia ditempat kerja, terutama yang beresiko tinggi.
K3 budaya kerja yang wajib untuk diinggat dan diterapkan didunia konstruksi. Ini bukan berlaku kepada pekerja saja, juga diterapkan kepada manager, mandor dan mereka yang terlibat dalam pekerjaan proyek.Artinya, punya kesadaran yang sama untuk menerapkan K3.
Jangan hanya memerintahkan pekerja pakai APD, tapi harus dimulai dari diri sendiri. Kalau K3 sudah diterapkan, rekanan tidak saja menyelamatkan pekerja, tapi juga menghindari sorotan media yang menjadikan K3 menjadi bahan pemberitaan saat investigasi kelapangan. Bersambung
Penulis
Novri Investigasi


