
PASBAR, INVESTIGASI_Ruas Jalan Provinsi Sumatera Barat, menghubungkan Kabupaten Pasaman dengan Kabupaten Pasaman Barat mendapat perhatian alokasi anggaran serius dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy.
Melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Rehabilitasi Jalan Provinsi pada ruas Panti – Simpang Empat (P 031) Nomor Kontrak : 620/01/KTR – P. 031.UPTD I /VIII/2026, tertanggal 18 Agustus 2026 waktu pelaksanaan 120 hari kalender, dengan Nilai Kontrak : Rp.11.327.515.983,00, kontraktor pelaksana : PT.Karyatama Sarana Kontruksi, konsultan pengawas : Andalas Raya Consulindo.
General Superintendent (GS) PT. Karyatama Sarana Kontruksi, Bayu mengatakan, pelaksanaan rehabilitasi Jalan Provinsi pada ruas Panti – Simpang Empat ( P 031 ), saat ini sedang ditangani proses pekerjaanya. Bahkan, sudah ada lokasi pekerjaan yang ter aspal sepanjang ruas yang terkontrak.
Ia menjelaskan, terkait kegiatan rehab jalan Panti – Simpang Empat berikut beberapa point yang dapat disampaikan,
total panjang penanganan 1.185 meter terdiri dari 7 segmen
Segmen 1 panjang 275 Meter, sudah selesai di aspal sekarang persiapan pekerjaan bahu beton dengan fc 15 mpa Mutu beton K 175
Segmen 2 panjang 475 Meter, juga sudah siap di aspal dan sedang kerja bahu jalan fc 15 mpa Mutu Beton K 175
Segmen 3 panjang 50 Meter, terdiri dari pekerjaan pasangan batu dan masih tahap penimbunan
Segmen 4 panjang 50 meter, sudah siap di aspal, tinggal pekerjaan bahu beton fc 15 mpa mutu beton K 175 dan pasangan batu sayap box
Selanjutnya, Segmen 5 panjang 110 Meter, terdiri dari pekerjaan galian tebing dan masih tahap pengerjaan.
Segmen 6 panjang 175 meter, sudah siap di aspal dan tinggal pekerjaan saluran yang sedang dikerjakan. Pekerjaan bahu jalan beton FC 15 mpa mutu beton K 175.
Sedangkan, Segmen 7 panjang 50 meter, terdiri dari pekerjaan bronjong dan masih tahap pengerjaan
Ke tujuh segmen pekerjaan saat ini sedang di kebut progres pelaksanaan pekerjaan di lokasi kerja. Saat ini, kendala yang dihadapi kondisi cuaca yang sering hujan terutama pada segmen 5 Polongan Anam. Sehingga, agak menghambat proses pekerjaan.
Sementara itu, untuk progres pekerjaan sampai dengan Minggu ke 11 sudah memasuki bobot kerja 55,47 %. Sedangkan, rencana progres sampai minggu ke 11 50,82% jadi deviasi +4,62%. “Namun, kita tetap optimis seluruh segmen pekerjaan dapat kita selesaikan sebelum berakhir kontrak kerja,” ujar Bayu kepada media ini.
Konfirmasi Kepada PPTK Rehabilitasi Jalan Provinsi Ruas Panti – Simpang Empat Yoga mengatakan, seluruh pelaksanaan segmen yang terkontrak pada ruas Jalan Provinsi Panti – Simpang Empat diawasi oleh Konsultan Pengawas.
” Kita meminta kepada kontraktor pelaksana, konsultan pengawas bekerja sesuai aturan, tetap mengutamakan mutu dan kualitas kerja. Kita tidak anti kritik, silahkan sampaikan kritikan yang membangun hal apa saja yang di temukan dilapangan guna kelancaran dan terlaksananya proses pekerjaan sesuai dengan aturan kontrak yang telah di tanda tangani,” katanya
Salah seorang pengendara di ruas Simpang Empat – Talu – Panti Narfi mengatakan, ia patut berterima kasih kepada Gubernur Sumbar maupun Wakil DPRD Dapil Pasaman dan Pasaman Barat ruas Jalan ini di lakukan sejumlah perbaikan. Selain memperbaiki jalan yang berlubang kegiatan yang sedang berlangsung dapat terlaksana dengan cepat sehingga arus lalu lintas menjadi lancar kembali. Apalagi, jalan sebagai akses lalu lintas baik yang hendak ke Lubuk Sikaping maupun ke Simpang Empat.
(B)


