
PADANG, INVESTIGASI Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi kembali ditunjukkan oleh Verry Mulyadi.
Ia melibatkan sejumlah organisasi sosial untuk menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah yang mengalami kekeringan parah. Khususnya di sepanjang aliran Sungai Batang Kuranji, kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu, menyebabkan terganggunya pasokan air bersih bagi warga.
Kekeringan tidak hanya berdampak pada kebutuhan air minum, tetapi juga menghambat aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci. Melihat kondisi tersebut, Verry Mulyadi bergerak cepat dengan mengoordinasikan distribusi air menggunakan mobil tangki.
“Kami melibatkan berbagai organisasi secara bergantian untuk mengirimkan bantuan air bersih. Di antaranya IOF Rescue, Porbbi Rescue, dan Pemuda Pancasila. Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan terus membantu secara maksimal,” ujar Verry Mulyadi kepada awak media Senin (29/1/2026).
Kolaborasi lintas organisasi ini, dinilai efektif dalam mempercepat penyaluran bantuan serta memastikan distribusi air merata ke wilayah-wilayah terdampak.
Selain itu, keterlibatan relawan dari berbagai latar belakang juga memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi darurat.
Warga Pasar Baru, Kecamatan Pauh, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
Salah seorang warga, Rina (45), menyampaikan, pasokan air dari sumur dan jaringan PDAM sempat terhenti akibat berkurangnya debit air sungai dan kerusakan infrastruktur pascabencana.
“Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Tanpa air bersih, kehidupan sehari-hari menjadi sangat sulit,” katanya.
Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan kekeringan semakin sering terjadi akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Verry Mulyadi bersama organisasi relawan menjadi sangat penting sebagai bentuk respons cepat terhadap krisis air bersih.
Kedepan, Verry Mulyadi berharap, adanya sinergi yang lebih luas antara masyarakat, organisasi sosial, dunia usaha, termasuk pemerintah daerah agar penanganan dampak bencana dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami ingin bantuan ini tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendorong solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat.”imbunya.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat tersebut juga, tantangan terbesar dalam penanganan pasca bencana, menjaga konsistensi dalam membantu masyarakat.
Beserta organisasi dipimpin, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan
Verry Mulyadi SH, juga menambahkan kolaborasi dengan berbagai organisasi relawan, seperti IOF, Rescue, PORBBI Rescue dan Pemuda Pancasila akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih. Terutama, diwilayah yang terdampak kekeringan akibat bencana hidrometeorolo,” pungkas Sekertaris Komisi IV DPRD Provinsi Sumbar tersebut. Jetar


