
PADANG–INVESTIGASI, Pesantren Ramadhan di komplek Perumahan Villa Bukit Indah hari ini mulai diselenggarakan di dahului dengan sholat subuh berjamaah di Musalla Al-Ikhlas, di hadiri oleh perwakilan Pemko, Ketua Rt, pengurus Musalla, guru sekolah di lingkungan sekitar tempat tinggal beserta para peserta pesantren Ramadhan Senin, (23/2/26).
Kegiatan pesantren ramadhan juga serentak dilaksanakan di seluruh wilayah kota Padang Mesjid, Musalla dan surau.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat
Sesuai dengan falsafah hidup manyarakat Minangkabau ” adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.
Pesantren Ramadhan bertujuan meningkatkan keimanan,ketakwaan, dan pemahaman agama islam secara intensif selama bulan puasa berlangsung.
Kegiatan ini khusus untuk mendidik generasi muda berakhlak mulia, berdisiplin, mandiri serta mengisi aktivitas positif di waktu luang seperti mengaji/ tadarus Al-Quran, kajian fikih/akidah, buka puasa bersama, santunan sosial dan melaksanakan sholat berjamaah.
Menurut tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua RT di komplek perumahan tersebut Richardi Akbar, pesantren ramadhan adalah bentuk kegiatan religi/keagamaan intensif untuk memperdalam ilmu islam, meningkatkan iman, kualitas ibadah dan karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih beriman dan berakhlak mulia.
Pada tahun 2004 pesantren ramadhan dibentuk, program ini di gagas oleh Wali Kota Padang saat itu, “Fauzi Bahar” Tujuan utama sarana preventif terhadap kenakalan remaja.
Progran ini terus berlanjut, konsisten setiap tahun dilaksanakan pada bulan suci ramadhan bertempat di sekitar tempat tinggal peserta yang terdekat dari Mesjid, Musalla, dan surau.
Diwajibkan untuk seluruh pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA di Kota Padang. Dengan adanya pesantren ramadhan diharapkan dapat membentuk generasi muda yang religius, berakhlak mulia, disiplin dan cinta Masjid/Al-Qur’an. Mencegah perilaku negatif seperti tawuran, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.
Pada waktu bersamaan Walikota, Fadly Amran , Wawako Maigus Nasir dan para pejabat serentak membuka di seluruh kelurahan. Yang diikuti 48.000 lebih pelajar tingkat SD dan SMP di 1.100 sarana ibadah sampai 15 Maret 2026– Emil./rcd


