
Sempat viral, bahkan menjadi bahan perbincangan netizen dan perantau pulang kampung saat lebaran Jalan berlubang. Gemuruh Pilkada pun menyertai jalan yang berlubang dan bergelombang itu.
Beda sekarang, jalan viral itu, indah dipandang. Jalan mulus, bak hamparan permadani panjang membentang. Jalan dilewati kendaraan, jarak tempuh pun singkat. Apresiasi pengendara, pujian warga, sekarang bergema, seiring jalan itu selesai dikerjain
Batas Kota Payakumbuh – Sitangkai 2, di Kabupaten 50 Kota tak lagi berlubang dan bergelombang. Jalan sepanjang 3 Km itu, ditingkatkan melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), senilai Rp19 miliar dari APBD, tuntas diperbaiki PT. Sarana Mitra Saudara
Proyek melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Sumbar dibawah tanggungjawab Ka Balai Friyandi Putra, Ka Satker PJN 1 Andy Mulia Rusli, dibawah pengawasan PPK 1.2 Rio Andika, telah selesai sesuai kontrak tahun 2025.
Menuai Apresiasi
Ada rasa bangga bangga dan apresiasi warga, selesainya pekerjaan jalan itu. Sempat jadi bulan bulanan, berita miring tak kunjung berhenti bernyanyi. Kini kata pujian Mengalun syahdu. Dulu viral kerusakan berat, kini viral mulus bak hamparan permadani dan nyaman dilalui
Dulu, harus hati hati melewati jalan itu, lobang yang mengangga, bergelombang dihadang. Memakan waktu lama mencapai tujuan. Mimpi buruk itu, berganti mimpi indah menemani perjalanan. Mulusnya jalan, bak hamparan permadani hitam berenda putih, menambah pesona pemandangan melintasi jalan itu
Seiring semakin dekatnya puasa dan lebaran, tradisi mudik, makin menyenangkan perantau. Karena, pulang kampung melalui jalan yang mulus. Rindu kampung halaman terobati, wajah ceriapun menepis rasa lelah menempuh perjalanan jauh. Rasa bangga dan pujian terucap kata. Jalan di kampung halaman, sudah mulus kini
Penulis
Novri Investigasi


