
Bukan busur sumbarang busur
Busur panembak anak panah
Bukan Takur sumbarang Takur
Tuan Takur manjadi istilah
Ombak mamacah batu karang
Rami urang main di pantai
Basuaro anggota dewan Kota Padang
Tuan Takur bakuaso di Taratai
Kapa basanda di Muaro Padang
Tagak manjago Jambatan Sitinurbaya
Tadanga bisiak rang padagang
Tuan Takur ado juo di Pasarraya
Muaro Lasak ba tugu Merpati
Basubarang jo Danau Cimpago
Batanyo juo galanggang rami
Sia bana Tuan Takur nan ko
Sebelum kita mengupas Tuan Takur yang menjadi perbincangan di Kota Padang, kita bahas dulu asal usul Tuan Takur. Banyak istilah, beragam pandangan, berbagai profesi, melekat pada Tuan Takur. Tergantung sudut pandang, ada menilai negatif juga positif
Misal di program DMD Panggung Rezeki di televisi swasta nasional MNCTV, Tuan Takur, digambarkan sosok pandai bernyanyi. Berperan dalam menentukan alur penampilan peserta. Bahkan, dikenal sosok dermawan, sering berbagi bagi uang
Lalu di India digunakan sebagai penguasa daerah. Seperti di Ambliara, Vala, Morbi dan Barsoda, istilah ini sering dikaitkan dengan sosok yang memiliki kendali kuat. Tuan Takur itu, dalam negatif sering terkait pengelolaan asset ilegal, premanisme, tuan tanah. Tapi, sisi positif terkenal figur ‘hartawan’ di acara hiburan
Siapa Sih, Tuan Takur di Kota Padang
Kata Tuan Takur, terurai, saat Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, menyorot Tuan Takur. Ia menilai Tuan Takur, menguasai parkir dan retribusi di Kolam Renang Teratai. Bahkan, ia juga menuding, mengarah ke indikasi premanisme dan kelemahan pengawasan.
Meski, ada tanggapan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, mengaku belum mengetahui secara spesifik sosok tersebut. Pernyataan itu, menjadi bola liar, menjadi tanda tanya banyak orang. Sebab, tak tergambar jelas sosok yang sekarang menjadi viral
Pernyataan keras, juga terlontar dari Andre Rosiade, anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Andre memberikan ultimatum kepada oknum ‘Tuan Takur’ agar menghentikan seluruh aktifitas pemalakan dan tak lagi menganggu pedagang Pasarraya Padang.
Bahkan, ia memberi tenggat waktu selama 3 x 24 jam. Ancaman, jika diabaikan, ia akan berkoordinasi dengan Kapolda Sumatera Barat untuk melakukan penindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Dengan tegas Andre mengatakan, jangan ada lagi yang menganggu pedagang di Pasarraya Padang, termasuk di Fase VII.
Andre pun bersejarah, pembangunan pasar ini adalah perjuangan di DPR RI menggunakan dana APBN dari pemerintah pusat, bukan semata mata dari pemerintah daerah. Pasar ini dibangun untuk rakyat, bukan untuk preman atau Tuan Takur. Lalu siapa Tuan Takur yang katanya meresahkan itu. Pertanyaan yang masih belum ada jawaban
Penulis
Novri Investigasi


