Didukung Masyarakat dan Tokoh Nagari, Ahmad Efendi Nasution Siap Bertarung di Pilwana Muaro Kiawai Hilir

Pasbar, Investigasionline- Dukungan masyarakat dan para tokoh nagari menjadi modal utama bagi Ahmad Efendi Nasution untuk maju sebagai bakal calon Wali Nagari Muaro Kiawai Hilir, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak 2026. Pilwana serentak sendiri akan digelar di 87 Nagari di Pasaman Barat sesuai tahapan yang telah dipersiapkan Pemerintah Daerah.
Keputusan Ahmad Efendi Nasution untuk maju bukan semata-mata didorong keinginan pribadi, melainkan lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan sosok pemimpin yang dekat dengan warga, mampu menyatukan seluruh elemen, serta membawa perubahan positif bagi Nagari Muaro Kiawai Hilir.
Berbekal dukungan tersebut, Ahmad Efendi menyatakan kesiapannya mengabdikan diri demi membangun nagari yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya dapat terwujud apabila seluruh masyarakat bergandengan tangan tanpa membedakan latar belakang.
Dalam visi yang diusungnya, Ahmad Efendi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun nagari dengan semangat kebersamaan. Menurutnya, kemajuan nagari harus diwujudkan melalui pembangunan yang berkelanjutan, pelayanan yang berkualitas, serta pemerintahan yang terbuka dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia juga menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu prioritas utama apabila dipercaya memimpin. Pelayanan kepada masyarakat, katanya, harus dilakukan secara cepat, transparan, tepat sasaran, serta memberikan kemudahan bagi seluruh warga dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Selain itu, Ahmad Efendi berkomitmen merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, kelompok maupun pilihan politik. Ia menilai persatuan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di nagari.
Menurutnya, pembangunan nagari tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi generasi muda, serta mendorong kemajuan sektor pendidikan, pertanian, dan usaha masyarakat.
Ahmad Efendi juga menegaskan pentingnya melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, bundo kanduang, dan seluruh unsur masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, setiap kebijakan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.
Dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan dinilai menjadi motivasi bagi dirinya untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Nagari Muaro Kiawai Hilir. Ia berharap seluruh proses Pilwana dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan.
Sebagai nagari yang terus berkembang, Muaro Kiawai Hilir memiliki potensi besar untuk maju apabila dikelola secara bersama-sama. Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan pelayanan dan pembangunan di kawasan tersebut, termasuk melalui penguatan kelembagaan nagari.
Ahmad Efendi mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Pilwana sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan memecah belah persatuan. Baginya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati bersama.
“Bila masyarakat memberikan amanah kepada saya, saya siap bekerja sepenuh hati untuk mewujudkan Nagari Muaro Kiawai Hilir yang maju, sejahtera, transparan, dan bermartabat. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan seluruh masyarakat. Mari kita melangkah bersama demi masa depan nagari yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Dari Nagari, Untuk Nagari, Bersama Melangkah, Bersama Berubah,” Ahmad Efendi Nasution optimistis mampu membawa energi baru bagi pembangunan Muaro Kiawai Hilir serta mewujudkan pemerintahan nagari yang mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segala kepentingan lainnya. fat


