
Akhirnya, terjawab sudah. Semen Padang FC, bertahan di Liga 1. Perjalanan panjang penuh onak dan duri, sudah terlewati. Dihampeh gelombang, dihantam badai dilalui. Kini berlabuh tenang di dermaga Liga 1, untuk melanjutkan kompetisi musim 2025 – 2026
Sejak kompetisi Liga 1 musim 2024 – 2025 ditabuh, Semen Padang FC, tak henti henti dirudung duka. Jadi bulan bulanan lawan. Lumbung gol dan poin bagi tamu. Kandang GOR. H Agus Salim tak lagi ganas, malah menjadi pesta bagi lawan. Derita yang tak kunjung usai, sampai awal putaran kedua
Salah pilih pelatih dan pemain menjadi alasan. Sehingga putaran kedua dilakukan perombakan besar besaran. Pelatih Eguardo Almeyda dipercaya penuh memilih dan membeli pemain dengan budget Rp12 miliar. Delapan pemain didatangkan menambah kekuatan
Delapan pemain asing, berlabuh. Seperti Cornelius Stewart, Alhassan Wasako Marco Baixnho, Filipe Chaby, Bruno Gomes, Kenneth Ngwoke. Ditambah dua pemain lokal, Teguh Amiruddin dan Muhammad Iqbal. Sampai pertengahan putaran kedua, tak juga membaik, malah makin parah
Bangkit Dipenghujung Kompetisi
Entah, mengapa dipenghujung kompetisi Semen Padang FC, mulai bangkit. Guyuran bonus menang setiap laga, jadi pemicu semangat membara. 6 laga terakhir, Semen Padang FC tak terkalahkan. Dan, ini menjadi penyebab Semen Padang FC keluar dari zona degradasi. Bahkan, menutup kompetisi dengan posisi 13
Bak partai puncak, ketegangan terjadi pada laga pamungkas kompetisi. Karena, ada tiga tim yang beradu nasib untuk bertahan di Liga 1 atau terlempar le Liga 2. Ada Semen Padang FC, Barito Putra dan PSS Sleman. Wajib meraih kemenangan diusung laga tandang
Pertandingan pamungkas itu, Semen Padang FC, Barito Putra, PSS Sleman sukses mengalahkan lawan lawannya. Tapi, kemenangan seakan tak berarti, karena hanya satu tim yang bisa lolos dari degradasi. Dua lagi, menemani PSIS Semarang ke Liga 2. Dan, keberuntungan itu, ada pada Semen Padang FC
Kemenangan Semen Padang FC itu, disambut suka duka, tangis dan air mata, pendukung dan pecinta sepakbola Ranah Minang. Tak disangka menjadi bulan bulanan awal kompetisi, namun berhasil keluar dari derita panjang. Sampai akhirnya, perjuangan berbuah manis, bertahan di Liga 1. Selamat Semen Padang FC.
Penulis Novri Investigasi


