
Salah Program Unggulan (Progul) adalah Padang Rancak. Melalui pembangunan Kota Bingkuang ini, samakin tacelak. Termasuk juga pembangunan infrastruktur. Sejak awal tahun 2025, khusus untuk infrastruktur sudah dilakukan tambal sulam (patching) dibeberapa lokasi di Kota Padang
Tidak sampai disitu saja, bulan Juni dan Juli ini, juga dilakukan tambal sulam, pengaspalan dan betonisasi di 77 jalan. Dan, diharapkan pekerjaan sesuai harapan, sehingga pekerjaan bisa bertahan lama dan dinikmati. Bukan, masih hitungan bulan rusak lagi
Tambal Sulam Jauh dari Harapan
Persoalan pun muncul pasca tambal sulam dilakukan. Soalnya, pekerjaan jauh dari harapan. Sebab, tambal sulam tanpa memikirkan, penyebab terjadi kerusakan, terutama genangan air. Walau sudah dilakukan tambal sulam, namun tak berapa lama akan rusak lagi.
Salah satu penyebab jalan rusak, apalagi tambal sulam, disebabkan saluran air tak cukup. Jalan kelihatan bagus dan nyaman dilewati. Hitam bak hamparan permadani, tapi air masih tergenang. Bahkan, dibeberapa ruas lain, saluran air sangat kecil. Sehingga, saat hujan, air mengenangi jalan.
Itu hampir terjadi diseluruh ruas jalan. Termasuk di Andalas dan Komplek Azizi. Terbukti, genangan air itu, mempercepat jalan rusak dilokasi itu. Terlihat, meski tak hujan, genangan air, membanjiri bibir aspal. Akibat tak ada pembuangan air. Alhasil, aspal tambal sulam ini tak bertahan lama
Sekedar mengingatkan, aspal adalah senyawa karbon setara minyak. Saat terjadi genangan air, ikatan molekulnya melemah dan lepas. Jika jalan aspal tergenang semalaman, besok bisa hanyut terbawa air. Dan, air merupakan musuh utama aspal. Idealnya, jalan dilengkapi dengan fasilitas pelengkap, termasuk drainase.
Jalan harus didesain kemiringan melintang maupun memanjang dengan saluran drainase di kiri kanannya untuk secepatnya, mengalir ke sungai atau ke kali. Tujuannya, mencegah genangan air yang akan merusak jalan
Penyebab lain, jalan cepat rusak dan sudah menjadi rahasia umum, banyak truk yang beratnya melebihi kapasitas yang ada. Misal, kapasitas truk maksimal 30 ton. sementara beban yang dibawa mencapai 50 ton. Artinya, jalan dilalui kendaraan overweight. Pengusaha berusaha memaksimal load dari truk agar hemat biaya, tanpa memikirkan resiko jalan rusak.
Dan, dipastikan umur rencana jalan akan berkurang. Termasuk juga, suhu aspal saat pemaparan dan material timbunan yang digunakan, juga penyebab jalan cepat rusak. Bahkan, saat hujan, juga dilakukan pemaparan aspal, karena takut aspal tak bisa digunakan lagi, akibat turunnya suhu. Juga takut rugi, jika aspal terbuang percuma dan tak bisa dimantaatkan
Tambal Sulam Cepat Rusak
Begitu juga kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang alias distorsi, itu disebabkan kemungkinan ada dua alasan. Tanah dasar lemah dan pemadatan kurang spesifikasi. Teknisnya, sebelum pekerjaan pelapisan aspal, tanah yang akan dilapisi harus sesuai spesifikasi teknis
Lalu, apa pula penyebab, jalan tambal sulam, tak berapa lama rusak lagi. Ini disebabkan metode pekerjaan dan dilakukan dengan sekedarnya. Kadang dipakai aspal penetrasi atau HRS (Hot Rolled Sheet/aspal dan pasir gorengan dihampar dalam keadaan dingin. Itupun digilas dengan baby roller/stampar kodok dengan berat 0,6 ton.
Bayangkan saja, hasilnya. Pantas setelah dilakukan tambal sulam hitungan minggu rusak lagi. Parahnya, yang mengerjakan belum tentu dari kontraktor bidang jalan. Biasanya dari kontraktor kecil atau swakelola oleh Dinas PUPR dengan memperkerjakan pekerja harian.
Bisa juga oleh kontraktor yang ‘merusak jalan’ tersebut. Seperti PDAM, Telkom dan lain lain. Mereka yang mengerjakan, belum tentu mempunyai alat dan kapabilitas yang memenuhi dalam pengaspalan. Begitu juga saat pemetakan, tidak menggunakan pisau pemotong aspal, tapi digali menggunakan cangkul dan linggis. Getarannya, juga merusak lapisan bawah aspal disekitar pemetakan.
Lalu, kenapa tambal sulam, jalan tak rata dan bergelombang. Penyebabnya, sebelum dihampar, seharusnya material dari lapis pondasi bawah, pondasi atas sampai dengan aspal harus menggunakan uji labor. Aspal dihamparkan menggunakan alat lengkap, seperti tandem roller dengan tonase 8 – 10 ton, asphalt finisher, pneumatic tire roller (stoom dengan roda banyak dan halus). Sehingga, aspal yang dihamparkan rata, halus dan padat.
Penulis
Novri Investigasi



Specific medications and supplements can impact recovery.
From sweet snacks to limitless parties, the risk of developin …
Мы готовы предложить дипломы любой профессии по доступным тарифам. Мы можем предложить документы ВУЗов, расположенных в любом регионе РФ. Дипломы и аттестаты выпускаются на “правильной” бумаге высшего качества. Это позволяет делать государственные дипломы, не отличимые от оригиналов. orikdok-v-gorode-groznyy-20.online