
TANGERANG, INVESTIGASI_ Laga tunda pekan ke 4 BRI Super League, mempertemukan Persita Tangerang menghadapi Semen Padang, Sabtu (4/10) di Stadium Indomil Arena, Tangerang, berlangsung sengit. Sama mengejar kemenangan, kedua tim jual beli serangan.
Namun, keberuntungan berada di pihak Persita Tangerang dengan menerkam tamunya Kabau Sirah, julukan Semen Padang FC 2-0. Kekalahan empat kali beruntun ini, membuktikan mahalnya sebuah kemenangan bagi tim Urang Awak ini. Kekalahan ini, makin membuat Semen Padang FC terbenam di dasar klasmen
Jalannya Pertandingan
Semen Padang FC tertinggal lebih dahulu, setelah pemain asing Persita Tangerang Sing Yong Bae, menciptakan gol cantik pada menit ke 34. Sing Yonh Bae, melesatkan tendangan roket memanfaatkan bola liar di kotak pinalti Semen Padang FC
Tersentak dengan gol itu, Semen Padang menggempur pertahanan Persita Tangerang. Namun, serangan dibangun itu, patah dipertahanan Persita Tangerang. Sampai pluit turun minum dibunyikan kedudukan tetap 1 – 0 untuk keunggulan Persita Tangerang
Memasuki babak kedua Semen Padang FC, berusaha mengejar ketertinggalan. Dikoordinir lini tengah Wakasso, Semen Padang FC, berani keluar menyerang. Banyaknya peluang didapat, tak mampu menggoyak gawang Persita Tangerang
Petaka bagi Semen Padang FC. Menit ke 72 Hargianto merobek gawang Semen Padang dan merubah papan skor 2 – 0. Pergantian pemain dilapangan Semen Padang FC. Bahkan, menarik keluar kapten Leo Guntara. Namun, sampai pluit akhir dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan, skor tak berubah 2 – 0 untuk Persita Tangerang
Kekalahan ini, membuat Semen Padang FC makin terbenam di dasar klasemen. Krisis kemenangan ini, menyamakan rekord BRI Liga 1 musim 2024 – 2025. Sampai putaran pertama, terdepak didasar klasmen. Namun, selamat dari jurang degradasi diakhir putaran kedua. Apakah ini, juga kembali terjadi.
Penulis
Novri Investigasi


