
Pasbar, Investigasionline– SDN 06 Pasaman kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui kegiatan penguatan bagi siswa kelas VI dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Akhir Sekolah (UAS) Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (16/4/2026) tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan berjalan lancar serta sukses. Suasana penuh semangat terlihat dari para siswa yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias.
Sebanyak 58 siswa kelas VI turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka didampingi langsung oleh Guru Kelas VI.B, Ermi Rahman, serta Guru Pendidikan Agama Islam, Marlina Ina.
Kepala SDN 06 Pasaman, Zainal Sikabau, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada persiapan akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah konsep “DUIT”, yang menjadi metode sederhana namun bermakna dalam meraih kesuksesan.
Ia menjelaskan bahwa “DUIT” bukan sekadar identik dengan uang, melainkan sebuah akronim yang menggambarkan tahapan penting dalam mencapai keberhasilan hidup.
“D” dalam DUIT berarti Do’a, yakni mengajarkan siswa untuk selalu memulai segala sesuatu dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT, serta menanamkan pentingnya melaksanakan sholat fardhu lima waktu.
Selanjutnya, “U” adalah Usaha, yang menekankan pentingnya ikhtiar nyata dalam meraih cita-cita. Tanpa usaha, doa tidak akan memberikan hasil yang maksimal.
Kemudian “I” berarti Ikhlas, yaitu meluruskan niat karena Allah SWT, sehingga setiap proses yang dijalani menjadi ibadah dan tidak mudah merasa kecewa jika hasil belum sesuai harapan.
Sementara “T” adalah Tawakkal, yakni sikap berserah diri kepada Allah setelah berusaha, dengan tetap percaya bahwa hasil terbaik telah ditentukan oleh-Nya.
Zainal menambahkan, urutan dalam konsep DUIT memiliki makna penting. Doa tanpa usaha akan menimbulkan kemalasan, usaha tanpa doa berpotensi menumbuhkan kesombongan, usaha tanpa keikhlasan akan melelahkan hati, dan tanpa tawakkal akan menimbulkan kegelisahan.
Melalui penerapan konsep DUIT tersebut, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya siap menghadapi ujian, tetapi juga memiliki bekal hidup yang kuat, yakni meminta kepada Tuhan, berusaha, meluruskan niat, dan menyerahkan hasil dengan penuh keikhlasan. fat


