
PADANG, INVESTIGASI_Sarat permasalahan, terkendala masalah lahan, namun tak menghalangi niat menyelesaikan pekerjaan. Bahkan, CV. Cipta Perdana Mandiri, tetap fokus bekerja, berpacu dengan waktu, tanpa mengabaikan kualitas dan mutu. Bekerja sesuai spek dan kontrak kerja.
Tidak itu saja, pekerjaan
kegiatan pengelolaan SDA dan bangunan pantai pada wilayah sungai lintas kabupaten/kota, sub kegiatan pembangunan banjir kanal, lokasi di Kota Padang, bekerja dikeramaian, tak menganggu aktifitas warga. Ini membuktikan rekanan profesional dalam bekerja
Menunggu Cetakan Culver Beton Saluran Air
Saat kontrak ditanda tangani, rekanan bergerak cepat. Pekerjaan didominasi pemasangan culvert beton saluran air, langsung dipesan. Karena, pabrikasi dan menunggu selesai pesanan rekanan tak berpangku tangan. Beberapa item pekerjaan lain, termasuk penggalian menggunakan alat berat, dilakukan. Sebagian menggunakan pasangan batu, selesai dikerjakan
Berbagai tanggapan menyertai pekerjaan dimulai tanggal 26 Juni 2025 itu. Suara miring, progres minus pun mengiringi proyek milik Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDABK) itu. Padahal, pekerjaan telah dimulai, sejak culver beton saluran dipesan
Artinya, menunggu culvert beton saluran, sudah termasuk penghitungan progres pekerjaan. Kenyataannya, sebagian menilai pekerjaan dilapangan dan dikatakan terkesan lamban. Bisa jadi, pernyataan itu tak memahami proses pekerjaan proyek bernomor kontrak 0405/PPSDA-SDABK/APBD/VI/2025, nilai kontrak Rp1.714.591.000, konsultan pengawas PT. Votech Pratama Consultan
Dua Alat Berat Bergerak Cepat.
Tak peduli penilaian pihak yang tak memahami proses pekerjaan, CV. Cipta Perdana Mandiri terus bekerja. Ketika culvert beton saluran air, siap dan berada di lokasi pekerjaan, dua alat berat bergerak cepat. Tak butuh waktu lama culvert beton itu, tersusun di lubang galian. Progres pekerjaan pun naik drastis.
Kolaborasi para pekerja, ikut menyusun culvert beton itu, terlihat rapi. Saling mendukung, sehingga memudahkan alat berat meletakkan culvert beton pada lubang yang digali. Bak pasangan keramik, culvert beton tersusun rapi, disepanjang galian saluran air
Disiplin Menggunakan APD
Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi sorotan, juga dibenahi dilapangan. Pekerja siap memakai sepatu boat, rompi dan helm. Bak pasukan tempur, para pekerja berseragam itu, sangat cekatan dalam menjalankan tugasnya. Bagi pekerja keselamatan diri, diutamakan. Apalagi, menyusun culvert beton yang berat dan penuh resiko
Diyakini, pekerjaan ini akan selesai tepat waktu dan tepat mutu. Meski, bekerja ditengah riak masalah lahan, rekanan tetap fokus menyelesaikan. Wajar saja, pekerjaan ini menuai pujian berbagai kalangan. Karena, tak terpengaruh masalah yang terjadi, rekanan tetap bekerja sepenuh hati. Warga berharap pekerjaan cepat selesai dan bisa dinikmati.
Penulis
Novri Investigasi


