
PADANG, INVESTIGASI_Disaat kesedihan masih mendera, luka bencana masih menganga. Sedimen banjir dan longsor, masih menganggu aktifitas warga. Lain yang terjadi di Tabing Banda Gadang, lokasi terparah bencana banjir dan longsor.
Kenapa tidak! Sedimen tanah dan lumpur yang masih menutupi kawasan perumahan dan perkampungan dimanfaatkan jadi arena lapangan bola. Anak anak pun bermain, seakan lupa bencana yang menimpa mereka.
Mereka bermain dengan ceria, berbuka baju bertelanjang dada. Gawang dibuat seadanya. Terpenting mengeluarkan keringat, pasca bencana yang meluluhlantakan tempat mereka. Setidaknya, menghilangkan duka lara
Tak perduli bergelimang lumpur, mereka dilapangan siap tempur. Lapangan seadanya, tetap semangat mengejar bola. Walau bekas sedimen, bukan lapangan rumput, semangat tetap membara didada
Sedimen tersisa yang begitu luas dan lapang ini, dimanfaatkan anak anak bermain bola. Ini terlihat dimedsos yang diviralkan Mardefni Zainir di FB. ‘Anak anak di lokasi bencana galodo di Tabing Banda Gadang. Jadi ajang anak anak korban galodo
Terbesit imbauan, ditengah lambannya pembersihan sedimen di lokasi itu, malah dimanfaatkan anak anak untuk bermain bola. Seakan lupa, tempat mereka bermain, bekas sedimen yang meluluhlantakan kawasan mereka. Ya, yang penting anak anak bahagia disaat duka menerpa mereka.
Penulis
Novri Investigasi


