
Sungguh malang, nasib warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Bencana tak kunjung berhenti menghampiri mereka. Banjir longsor, seakan akrab menemani warga. Meski dilakukan pembersihan pasca banjir dan longsor, tak berapa hari datang lalu. Bergelut dengan bencana, mengiring nafas kehidupan warga
Belum kering air mata, belum hilang beban derita. Letih dan lelah mendera, banjir dan longsor, kembali menghampiri mereka. Minggu (14/12), bencana lanjutan banjir, kembali meluluhlantakan Batu Busuk. Hujan membasahi bumi, membuat debit air sungai terus meningkat.
Luapan air kembali merendam rumah warga, badan jalan, sehingga aktifitas masyarakat lumpuh total. Derita tak sampai disitu saja, situasi dilapangan semakin mengkhawatirkam dan menambah resiko dihadapi. Sebab, salah satu tiang PLN kembali roboh.
Terjebak dan Dievakuasi
Banjir kembali meluluhlantakan Batu Busuk, tepatnya di pangkalan jembatan, banjir memasuki satu rumah warga. Air setinggi lutut itu, berakibat delapan penghuni terjebak. Mereka pun dievakuasi ditengah banjir yang menerjang. Duka lanjutan terjabak banjir berulang
Namun, melalui perjuangan, menghadang deras air, berpegang pada tali, warga pun bisa dievakuasi berkat kesigapan tim Pemko Padang yang langsung ke lokasi. Banjir lanjutan ini menjadi sinyal untuk warga, agar meningkatkan kewaspadaan dan evakuasi, jika memang diperlukan.
Kita tak berharap, tak ada lagi korban, jika terjadi banjir susulan. Apalagi, Batu Busuk termasuk lokasi yang rawan. Lakukan langkah antisipasi, menghindari dampak yang terjadi. Diharapkan juga kesiagaan pihak terkait, melakukan pemantauan lebih intensif lagi. Semoga tak ada lagi korban.
Penulis
Novri Investigasi


