
Sudah masuk Minggu kedua. Tinggal hitungan hari, memasuki dua puluh hari menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. Bukan sekedar hitungan, amal dan pahala. Tapi, menagih janji yang terucap. Janji dari seorang Kepala Balai Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Friandi
Janji itu, pantas ditagih. Apalagi, arus mudik lebaran Idul Fitri, jalan nasional padat dilalui kendaraan. Bukankah, jalan nasional itu, menghubungkan antar ibukota provinsi dan jalan strategis nasional serta jalan tol. Senada dengan mudik lebaran, perantau yang rindu pulang kampung. Berkumpul bersama keluarga di hari yang fitri. Selama ini, meninggalkan kampung halaman, mencari hidup di rantau orang atau di luar Provinsi Sumatera Barat
Sekedar ilustrasi, ada janji yang terucap. Bahkan, viral diberbagai media, Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mentargetkan jalan nasional mulus H-10 lebaran. Bahkan, dengan yakin mengatakan, perbaikan saat ini terus dikebut di berbagai titik kerusakan yang tersebar di kabupaten dan kota. Dan, bakal mulus H – 10 Idul Fitri
Bukan sekedar bicara, tapi fakta dan yakin seyakinnya. Karena, sekarang sedang berlangsung penutupan lubang. Sehingga, diyakini H-10 Idul Fitri, bakal selesai. Apalagi, progres perbaikan jalan nasional di Sumbar, sesuai target
Pantauan media ini, bukan jalan mulus yang diharapkan, tapi tambal sulam yang diutamakan. Menutupi jalan berlubang, bak menutupi luka dan pasti ada bekasnya. Apalagi, kerusakan jalan nasional disebut hampir merata di berbagai daerah. Sehingga pengerjaan dilakukan secara paralel oleh tim di lapangan.
Beberapa titik yang menjadi perhatian utama, antara lain ruas Bypass Kota Padang hingga pendakian Bukit Lampu yang kerap dilalui kendaraan berat dan pemudik. Selain itu, ruas Koto XI Tarusan menuju Silaut di Kabupaten Pesisir Selatan juga masuk dalam daftar prioritas, sebab menjadi jalur vital penghubung antar wilayah
Perbaikan jalan nasional juga dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Agam, Padang Pariaman, Bukittinggi, Pasaman, Pasaman Barat serta sejumlah daerah lainnya. Diakui, pekerjaan di lapangan berpacu dengan waktu, tanpa mengabaikan mutu. Pertanyaan, H – 10 Idul Fitri, tinggal jari, apakah janji itu akan tertepati. Sehingga, perantau nyaman mudik, melewati jalan yang mulus. Ya, tunggu saja.
Penulis
Novri Investigasi


