
PADANG, INVESTIGASI_Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah bersama kepolisian di Sumatera Barat menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di jalur utama Padang – Padang Panjang – Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai.
Jalur ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan macet saat musim mudik, karena menjadi akses utama yang menghubungkan Padang, Padang Panjang, hingga kawasan wisata dan pusat ekonomi di Bukittinggi.
Jadwal One Way Mudik Lebaran 2026
Rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan pada dua periode penting:
Arus Mudik
19 – 20 Maret 2026 (H-2 hingga H-1 Lebaran)
Arus Balik
22 – 24 Maret 2026 (H+1 hingga H+3 Lebaran)
Sementara itu, setiap hari akan diberlakukan pengaturan arah lalu lintas secara bergantian.
10.00 – 14.00 WIB
Arus kendaraan dari Padang menuju Padang Panjang dan Bukittinggi
14.00 – 18.00 WIB
Arus kendaraan dari Bukittinggi dan Padang Panjang menuju Padang
Sebelum pergantian arah diberlakukan, jalur akan disterilkan sekitar 30 menit untuk memastikan tidak ada kendaraan yang saling berhadapan.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Penerapan sistem ini dilakukan, karena volume kendaraan saat lebaran diperkirakan meningkat tajam. Selain itu, jalur Lembah Anai juga menjadi jalur wisata yang selalu dipadati kendaraan, sehingga perlu pengaturan khusus agar arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
Pihak kepolisian juga akan menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pemantauan arus lalu lintas melalui CCTV dan drone untuk memastikan kondisi jalan tetap terkendali selama masa mudik.
Imbauan untuk Pemudik
Masyarakat yang akan melintas di jalur Padang – Bukittinggi melalui Lembah Anai, diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal one way serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan pengaturan ini, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Sumatera Barat dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar. Boy


