
BATU SANGKAR INVESTIGASI_Koomitmen Pemprov Sumbar, jalan berlubang akan diperbaiki jelang 10 – H Idul Fitri. Ini dilakukan, demi memberikan kenyamanan kepada warga yang mudik dan rindu akan kampung halaman. Namun, sepertinya, tak semua terealisasi. Terbukti, ada beberapa jalan provinsi yang belum dilakukan perbaikan. Bahkan, masih terlihat lubang di sepanjang jalan
Terutama warga yang melintasi jalan provinsi Rao Rao, Kabupaten Tanah Datar yang masih banyak berlubang. Akibatnya, pemudik pulang kampung, mengeluh, disebakan sulit pengendara melewati jalan itu
Ingin membuktikan kondisi jalan berlubang, saat pulang kampung ke Sungai Tarab, Sabtu (21/3), media ini menelusuri jalan berlubang itu. Bukan sekedar cerita, tapi fakta. Melintasi jalan berlubang, pengendara harus berhati – hati melewati jalan tersebut.
Inipun dikeluhkan pemudik melewati jalan Rao – Rao menuju Silimpauang hingga Baso. Pengedara sepeda motor, sering terjebak jalan berlubang sepanjang jalan. Fatalnya, jalan berlubang ini, beresiko pengendara bisa terjatuh atau tiarap.
“Apalagi, saat hujan, air menutupi lubang. Terlihat datar, namun tak sadar pengendara masuk lubang. Kecelakaan rentan terjadi, pengendara melewati jalan ini,” kata Era pemudik yang melintasi jalan itu
Saat media ini, mengambil video jalan berlubang itu, pengendara bertanya, kenapa jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki. Padahal, jalan banyak berlubang. “Apa harus menunggu pengendara tiarap dulu,” tanyanya dengan nada kesal
Padahal, katanya sudah sering keluar berita, jalan ini akan diperbaiki sebelum lebaran.” Terkesan sekedar cerita saja. Tiap tahun saya melewati jalan ini, sampai sekarang tidak juga diperbaiki. Apakah, himbauan gubernur jalan akan diperbaiki sebelum lebaran, pemanis berita saja,” tanyanya
Saat dikonfirmasikan kepada Kepala UPTD Yufirzal via WA nya, tak ada tanggapan sama sekali. Bahkan, sudah ditunggu satu hari, demi keseimbangan pemberitaan. Sampai berita ini diturunkan, juga tak ada jawaban.
Sementara, Kepala Dinas BMCKTR, Armizoprades, ST., MT, saat dikonfirmasikan via WA nya, Senin (23/3), mengatakan, pada beberapa titik memang terkendala produksi hotmix yang masih sangat terbatas dan jarak yang cukup jauh.
Penulis Idwar
Editor Novri Investigasi


