Catatan : Richard, Akb

Pecandu berat bola sering bilang, ” Bola Itu Bundar Bung”. Itu berarti tim siapapun berhak kalah dan berhak menang. Tergantung kemana si bola bundar itu menggelinding dan memberikan dwi fortuna ke salah satu klub bola sepak.
Namun Dwi Fortuna itu tidak datang begitu saja, tanpa melakukan persiapan yang matang, baik keberanian, teknik permainan dan sikap mental , disiplin yang kuat , serta tanggungjawab yang besar, baik pribadi maupun secara tim.
Dalam.dunia persepakbolaan kekalahan tim dalam suatu even adalah wajar/ biasa.
Kalah dijadikan sebagai penyemangat untuk tampil lebih baik lagi dimasa mendatang
Dan kalau menang dijadikan pelecut untuk tampil lebih baik lagi, terutama mempertahankan kemenangan yang sudah diraih.
Berarti keduanya merupakan beban klub.
Begitu juga terhadap Persatuan Sepakbola Padang (PSP) yang gagal pada kompetisi Liga 3 nasional tahun 2026 ini di Pulau Jawa yang berlaga bersama 64 tim dari berbagai daerah di tanah air.
PSP baru mampu berkutik di tangga 32 besar, dan terpaksa pulang kampung/ ke Padang atas kekalahan pada pertandingan terakhirnya kemaren, dengan Tasikmalaya.
Katanya ,dana sudah tersedia sekitar Rp1,8 Miliar untuk mengantarkan PSP Padang menuju pentas nasional, baik dari Pemko Padang maupun dari pihak ketiga yang cinta bola.
Manajemen PSP Padang bersama Walikota Fadly Amran sangat serius menyiapkan tim ini lolos ke pentas nasional. Mulai dari laga antar kampung di kawasan Sumbar atau di Liga 4.
Semua kemampuan dan daya upaya sudah dikerahkan ke PSP. Mulai dari persiapan yang kecil sampai persiapan yang berskala besar, termasuk latihan dan pembinaan yang ekstra ketat.
PSP tidak perlu berkecil hati dan menyalahkan siapa siapa, termasuk wasit. Semua sudah terjadi dan PSP harus pulang ke Padang.
Kini segenap manajemen dan pendukung harus berkaca diri mengevaluasi diri. Plus minus Tim PSP Padang.
Yang kurang baik diperbaiki dan yang sudah baik dipertahankan. Jangan larut dengan situasi ke kenian. Tetap semangat dan semangat.
Bola itu bundar bung, Dwi Fortuna akan datang kepada siapa saja dan kapan saja . Yang penting tetap latihan dan kerja keras.
Suatu saat keberuntungan itu pasti akan datang. Walaupun harus kembali bertanding antar kampung di Sumbar.
Tetap semangat dan semangat, Tim PSP Padang jangan patah arang, lakukan persiapan lebih keras dan matang lagi.
Warga Padang sangat BANGGA, cinta dan sayang dengan PSP.
Cuma Dwi Fortuna belum diraih.


