
PADANG, INVESTIGASI_ Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) unggulan Dendeng Pucuk Ubi khas Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, ikut serta mewarnai dan menyemarakkan iring-iringan Pawai Telong-Telong dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang dipusatkan di kawasan Pantai Cimpago, Kota Padang Kamis malam, 6 Agustus 2026.
Kehadiran produk inovasi pangan ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah replika lampu tradisional (telong-telong) yang dibawa oleh kafilah penampil. Melalui kreasi replika raksasa dan promosi langsung sepanjang rute pawai, kelurahan Sawahan Timur sukses mengenalkan kuliner alternatif bernilai ekonomi tinggi yang memanfaatkan daun singkong (pucuk ubi) menjadi olahan menyerupai dendeng daging asli.
Langkah ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Padang yang dipimpin Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir untuk mendorong diplomasi kuliner serta mempromosikan kekayaan tradisi lokal. Terlebih, momentum HJK ke-357 tahun ini diproyeksikan sebagai panggung besar untuk mendukung langkah Kota Padang menuju UNESCO Gastronomy City.
Lurah Sawahan Timur Indra Yunika menyampaikan, “Partisipasi ini bukan sekadar ikut meramaikan pawai budaya tradisional, melainkan strategi nyata untuk memperluas pasar UMKM lokal. Melalui media Pawai Telong-Telong yang dihadiri ribuan pasang mata masyarakat dan wisatawan, diharapkan Dendeng Pucuk Ubi makin dikenal luas sebagai salah satu ikon kuliner kreatif baru dari Kecamatan Padang Timur yang ramah di kantong dan menyehatkan”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua LPM Syahrul Ridha, Staf Kelurahan, Bundo Kanduang, Petugas LPS, Karang Taruna, dan seluruh unsur kemasyarakatan yang ada di Kelurahan Sawahan Timur.
Pawai Telong-Telong sendiri merupakan tradisi tahunan khas Kota Padang untuk mengenang peristiwa heroik penyerangan loji Belanda di Muaro oleh rakyat Padang pada masa lampau. Pada perayaan tahun ini, festival lampu hias tradisional tersebut berkolaborasi apik dengan pameran kreativitas warga, menjadikan malam perayaan HJK ke-357 berlangsung meriah, edukatif, dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kemasyarakatan. (Ade)


