
PADANG, INVESTIGASI_Turnamen sepakbola PSTS Tabing Cup U14, memasuki babak 8 besar. 8 tim akan bertarung memperbutkan 4 slot untuk lolos ke babak semifinal.
Tim langganan dan raja turnamen di kelompok usia, kembali menghiasi percaturan sepak bola Kota Padang. Diantaranya PSTS Tabing, Rifan’s, Taruna Luki, Indarung Football Akademi (IPA), Putra Wijaya. Termasuk juga tim luar daerah Tiku FC Kabupaten Agam dan Seroja football Akademi.
Ketua Pelaksana PSTS Tabing Cup U14 Alexander Dino, menuturkan, babak penyisihan telah usai terlaksana dengan baik. Semua tim telah melakoni pertandingan dan sekarang tersisa 8 tim yang akan bertarung di putaran babak 8 besar.
“Putaran babak 8 besar, kita gunakan sistem gugur, sehingga kompetisi ini semakin kompetitif,” kata Alexandre Dino, seraya berjanji turnamen PSTS Tabing akan senantiasa digulirkan setiap tahun
Ia juga mengatakan,
tahun depan akan kita gelar tingkat Sumatera Barat. Artinya, setiap kabupaten kota akan ada wakilnya di tournamen ini. Sebab, akan dijadikan kalender tetap.
“Akar rumpun sepakbola di awali dari memperbanyak kompetisi maupun tuurnamen kelompok usia dini. Sebab, kelompok usia dini akan lahir pemain handal,” ulasnya
Diakhir pembicaraan, ia juga mengatakan, tuurnamen PSTS Tabing Cup U14, rencananya di tutup oleh walikota Padang tanggal 20 Agustus 2026. Sekaligus memberikan reward bagi tim juara, the best player dan sejumlah penghargaan lainnya.
Turnamen PSTS Tabing Cup U14 yang diprakarsai Ketua Umum PSTS Tabing Desry Ayunda, mendapatkan dukungan penuh dari pegist pembina dari kalangan kelompok usia. Baik SBB maupun akademi ikut ambil bagian dalam turnamen paling bergengsi di Kota Padang ini
16 tim papan atas dan menggunakan format setengah kompetisi di babak penyisihan, menjadikan turnamen ini atmosfer yang berbeda
Bermain setiap akhir pekan, setiap tim memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dalam setiap laga.
Tournamen PSTS tabing cup U14 dengan tema Merah Putih, memperingati HUT Republik Indonesia ke 81, menjadi ajang yang ditunggu pesepakbola cilik dalam mengimplementasikan skill dan kemampuanya.
Penulis
Herman jetar


