
BUKITTINGGI, INVESTIGASI_Juara umum Porprov Sumbar, terasa hambar, jika tidak membawa pulang emas sepakbola. Soalnya, emas termahal itu, jadi rebutan dan gengsinya melebihi cabang olahraga lain. Menyadari hal itu, Oskar manager cabang sepakbola tim Porprov Bukittinggi, siap persembahan medali emas untuk daerah yang terkenal dengan jam gadangnya itu
Nama
Oskar, sudah tak asing lagi. Sosok muda yang peduli sepakbola itu, targetkan medali emas untuk kontingen Bukittinggi. Turun gunungnya Oskar membawa harapan emas sepakbola
Tak tanggung-tanggung targetkan gondol mendali emas, Oskar turun gunung menjadi manager kontingen sepak bola kota Bukittinggi. Sebab, ia dipercaya menjadi manager tim sepak bola Kota Bukittinggi pada Porprov 2026 iniekan olahraga
Jelang bergulirnya pesta olahraga terbesar Sumatera Barat, tim sepak bola Kota Bukittinggi, terus intens melakukan persiapan. Bukan tanpa alasan, demi target yang diusung Oskar
“Tentu target yang kita usung dalam ajang Porprov nanti, mendapatkan medali emas. Walaupun anggaran yang disediakan pemerintah Bukittinggi terbatas, persiapan pendek dan minim tapi tidak mengurangi semangat mempersembahkan medali emas. Intinya, emas sepakbola akan kita bawa ke Bukittingi,” katanya dengan rasa optimis
Kita tahu, katanya, ,semua tim cabor sepak bola sudah lebih dulu mempersiapkan timnya. Ini menjadi motivasi untuk bersaing secara kompetitif di ajang Porprov nanti. “Sejauh ini tim kita telah dipersiapan. Latihan secara kontinyu di Stadion Ateh Ngarai Lota Bukittinggi.
“Harapannya kita ingin
mendapatkan medali di cabor sepakbola. Sebab, ini cabor paling bergengsi,” kata mantan Ketua PSSI kota Bukittinggi tersebut.
Ia juga menjelaskan, sudah lama sepakbola Kota Bukittinggi tidak mendapatkan medali di ajang Porprov. Kerinduan kerinduan dan haus akan gelar juara, sangat dirasakan rindukan. “Ini menjadi motivasi kami dalam berburu medali,” ujar manager PSKB Bukittinggi yang sukses menghantarkan juara Liga 3 provinsi Sumatera Barat 2021 tersebut.
Kerja keras dan kerja cerdas itu, tentu menjadi motivasi untuk kembali menjadi yang terbaik. Terpenting, kita maksimalkan persiapa sebelum turun ke gelanggang.
Menanggapi persaingan di cabang olahraga sepakbola, Oskar menjelaskan, ia kira seluruh tim memiliki peluang yang sama. Kompetisi ini akan sangat kompetitif dan persaingan sangat ketat.
Oskar juga menjelaskan, timnya akan melakukan beberapa kali uji coba sebelum melakukan Training Center (TC) penuh jelang laga pembukaan,” pungkas mantan penggagas Minangkabau Cup tersebut.
15 kbupaten -kota di Sumatera Barat dipastikan turun di cabang olahraga paling bergengsi tersebut. 15 tim akan bertarung untuk mendapatkan medali emas.
Pada Porprov 2018 Kabupaten Padang Pariaman, tampil sebagai juara setelah di grand final menumbangkan Solok Selatan dengan skor 1-0.
Herman jetar.


