
PARIAMAN, INVESTIGASI_Pesta olahraga multi cabang olahraga (Porprov XVI) Cabor sepak bola semakin menarik. Setelah dalam laga ke dua 12 kabupaten Kota menyelesaikan laga keduanya pada akhir pekan.

Di grup A, tim debutan Kabupaten Tanah Datar mampu, menjadi pemuncak klasemen grup A. Setelah dalam laga dramatis kemarin, mampu menaklukkan tim Kota Arang Sawulunto dengan skor dramatis.2-1.
Hasil tersebut memberikan aura positif bagi tim besutan Gusnedi Adang untuk menatap laga pamungkas, Senin (5-10).
Graup A di huni Kabupaten Padang Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Tanah Datar dan Pasaman Barat, menjadi graup neraka untuk lolos ke babak 8 besar. Dengan selisih 1 poin baik peringkat 1 sampai pringkat 4. Artinya, ke empat tim tersebut memiliki peluang yang sama untuk menyegel lolos ke putaran babak 8 besar
Persaingan untuk lolos ke babak 8 besar tidak saja menarik di grup A, B yan dihuni Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Pasaman,
dan Kota Payakumbuh juga tidak kalah serunya. Perbedaan point’ yang tidak begitu lebar, persaingan Group B juga menjadi pusat perhatian bagi pengeliat sikulit bundar.
Group C, di huni Kota Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Agam dan Kota Payakumbuh memiliki kekuatan yang berimbang. Hanya Kabupaten Agam saja yang sudah mengalami dua ke kekalahan secara beruntun. Sementara, tiga tim dari grup C masih berburu tiket lolos ke babak 8 besar.
Format Cabor sepakbola Porprov XVI, memang menggunakan babak penyisihan dengan setengah kompetisi,
Dari babak setengah kompetisi tersebut, akan meloloskan dua tim setiap grup nya untuk lolos ke babak 8 besar, plus peringkat 3 terbaik sebayak 2 tim.
Menyisahkan 1 laga, seluruh tim akan all out dibabak penyisihan grup yang akan berlangsung, pada Senin (5/10).
Sekaligus menentukan langkah 10 tim yang masih berpeluang lolos ke babak 8 besar.
Cabor Sepak bola sendiri pada Porprov XVI di ikuti 12 kabupaten kota, dengan menyisakan 1laga pamungkas. 10 tim akan berburu mendapatkan kemenangan di hari Senin, demi memastikan langkah menuju 8 besar.
Technical Delegate Yulius Dede, juga menyampaikan format 8 besar akan menggunakan sistim gugur. Dalam fase ini, kita juga berlakuan tambah waktu, jika dalam laga 90 menit laga masih seri. Selanjutnya, diakhiri adu finalti.
“Jadi kita menjaga kualitas Porprov XVI dengan memberikan menit bermain sesuai aturan FIFA, AFC dan PSSI,” imbuhnya.
Panitia pelaksana Cabor sepak bola sendiri sudah menyiapkan venue laga krusial. Ini dilakukan demi memberikan kenyamanan, baik pemain maupun suporter yang menyaksikan laga pamungkas tersebut.
Layak ditunggu, tim manakah yang bakal lolos ke putaran babak 8 besar Cabor termahal Porprov XVI ini?
Jetar.


