
Padang Panjang, Investigasi. Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di tanjakan jembatan air putih, perbatasan Kelurahan Kampung Manggis dengan Kelurahan Silaing bawah Kota PadangPanjang.
Kecelakaan tragis kali ini melibatkan Mobil Mewah Jenis Toyota Camry nopol 1128 N yang melaju dari arah Mifan dengan Sepeda motor Yamaha Aerox nopol 5386 N dari arah Sungai Andok Kelurahan Kampung Manggis, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 14.45 wib.
Namun sangat disayangkan, nyawa pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Rahmad Dzaki, pelajar (17)dan Fathan Khairisy Shahfi, pelajar (17) yang berada di atas sepeda motornya meninggal dunia akibat kecelakaan ini.
Salah seorang korban meninggal dalam kecelakaan maut tersebut ternyata Anak kandung dari Perwira Polisi aktif yang bertugas di Polres Kabupaten Tanah datar, Polda Sumbar.
Hal tersebut diketahui setelah awak media datang kerumah duka yang berada di depan Hotel Aulia Kelurahan Silaing bawah Kota PadangPanjang.
Korban meninggal dunia bernama Rahmad Dzaki (17) Anak kandung dari AKP Aldrin Edwin Anggota Polres Kabupaten Tanah Datar.
“Ya benar, salah seorang dari dua korban yang meninggal dunia itu adalah anak saya,”Kata Aldrin Edwin via seluler,Sabtu(3/10).
Kronologi kejadian.
NI salah seorang Ibu Rumah tangga paruh baya warga setempat menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadinya sekitar pukul 14.45 wib .
Saat itu saya mengendarai sepeda motor mau jemput sesuatu , setelah melewati penurunan arah Mifan saya berhenti dulu sejenak di pinggir jalan karena ada dua mobil berwarna putih dan hitam dibelakang saya mau naik tanjakan.
Saya berhenti dulu , setelah mobil warna putih lewat , disusul dengan mobil warna hitam, menjelang tanjakan dan disitulah terjadinya peristiwa naas tersebut.
“Setelah terjadinya peristiwa itu, saya melihat dua remaja di atas sepeda motor itu terkapar bersimbah darah, saya Syok sembari mengatakan,” mengapa terlalu kekanan mengambil jalan Daa, baa kok kakanan bana ambiak jalan daa,”kata NI kepada pengemudi Mobil Toyota Camry.
“Dia ( pengemudi Mobil) kelihatan panik sambil mengeluarkan hp seperti ada yang mau di telfon,”manga Uni , manga uni, menepi sajalah,”manapi sajolah,” sahut pengemudi Mobil Toyota Camry saat itu.
Setelah itu orang mulai berdatangan, Saya Syok berat, itulah penyebabnya terlalu kekanan mengambil jalan sehingga pengendara yang datang dari arah yang berlawanan kaget karna jalurnya termakan .
“Intinya tambah NI lagi, Pengemudi mobil Toyota Camry yang datang dari arah Mifan terlalu kekanan memakai jalan dan saat yang bersamaan pula datang pengendara sepeda motor dari arah yang berlawanan, karena jalurnya termakan , kecelakaan pun tak bisa di elakan ,”tambah NI lagi.
Harapan Ridho Kakak korban.
Ridho berharap sekali kepada Pemerintah Kota (Pemko) PadangPanjang untuk dapat sesegera mungkin merenovasi medan tanjakan pertigaan jalan supaya kejadian ini tidak terulang lagi.
Terkhusus kepada Aparat Penegak Hukum Polres Kota PadangPanjang untuk dapat betul-betul menegakkan proses Hukum yang berkeadilan tanpa ada keberpihakan,”ini menyangkut hilangnya dua nyawa loo,”tambah Ridho.(R/H).
RAMA


