
PADANG, INVESTIGASI_Banjir dan longsor melanda Kota Padang, beberapa hari lalu, meninggalkan duka mendalam. Kehilangan nyawa, rumah, harta benda, sawah dan ladang, warga terdampak bencana, butuh uluran tangan kita semua. Tak ada lagi, tempat tinggal, tak ada lagi makanan tersisa, semua musnah ditelan bencana.

Hanya air mata yang tersisa. Duka lara, menemani jiwa. Dan, berharap ada bantuan meringankan beban mereka. Kedatangan Marga The dan Gerobak Langsung, memenangkan hati yang galau warga Lumbuang Bukit, korban bencana banjir dan lonsor yang nengguluang pemukiman mereka.
Melalui Koordinator Tomi dan Lusi, Marga The dan Gerobak Lambung, berbagi makanan kepada warga terdampak di Lumbuang Bukik. Dua hari berturut turut, menyusuri setiap lokasi warga yang terdampak bencana. Ini semua bentuk kepedulian dan berbagi penderitaan
“Tersentuh perasaan, melihat warga yang terdampak bencana banjir dan longsor ini. Kehilang nyawa, harta benda, tempat usaha, membuat mereka terdiam tanpa kata. Hanya terlihat kesedihan yang tersisa. Semoga dengan adanya bantuan, setidaknya bisa meringankan beban mereka,” kata Tomy didampingi Lusi, Selasa (9/12)
Kedatangan Marga The dan Gerobak Lambuang, disambut gembira warga terdampak bencana. Bantuan itu, memang belum memulihkan penderitaan, setidaknya meringankan. Terima Kasih Marga The dan Gerobak Lambuang,” kata Ar warga dengan wajah ceria
Penulis
Alwisray


