
Tagak manjago si Gunung Padang
Basanda kapa nan di Muaro
Oi dunsanak di rantau urang
Jalang juo kampuang tacinto
Pantai Aia Manih badabuah ombak
Tasabuik juo Batu Malin Kundang
Kota Padang kini lah rancak
Sabana rami urang nan datang
Kota Tuo kota Sejarah
Tampek badagang dimaso lampau
Jiko dunsanak salero patah
Singgalah di cafe seafood Batang Arau
Siti Nurbaya marusuah hati
Kawin bapaso Jo Datuk Maringgiah
Salamoko manjadi kali mati
Batang Arau jadi sungai barasiah
Bicara Batang Arau tak akan habis habisnya. Banyak cerita terungkap, sejarah terbentang, lokasi wisata nan mempesona. 24 jam berbingkai pesona, cerah di pagi hari, sejuk di siang hari, gemerlap di malam hari. Semua terangkum dalam satu kata ‘mempesona.
Batang Arau berada di jantung Kota Padang dikelilingi beberapa lokasi wisata ternama di Kota Bingkuang ini. Bahkan, tempat persinggahan terindah, saat kepenatan menerpa diri setelah berkeliling di kota .
Panoramanya yang begitu indah, kuliner memanjakan lidah, membuat diri menjadi betah berlama lama di lokasi yang terbentang megah Jembatan Sitinurbaya
Batang Arau melekat di Dermaga Muaro Padang, bersandar di Gunung Padang, berseberangan dengan Kota Tua melewati jembatan Sitinurbaya. Jalan perlintasan menuju Bukit Gado Gado, Pantai Air Manis Batu Malin Kundang
Bahkan, sekarang sudah tembus ke Pelabuhan Teluk Bayur, melalui jalan terjal. Melintasi perbukitan dan jurang. Batang Arau primadona wisata, jika dibenahi sepenuh jiwa.
Gemerlap di Malam Hari dan Memanjakan Lidah di Kafe Seafood
Batang Arau 24 jam punya cerita. Suasana semakin indah sesaat memasuki senja dan menyapa malam. Gemerlap lampu, menghiasi malam indah diiringi gemercik air berirama merdu.
Malam terasa dingin dengan lambaian angin pegunungan dan pantai. Keindahan malam terasa bermakna dengan sajian kuliner memanjakan lidah. Salah satu tempat yang digandrungi, Kafe seafood Batang Arau
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Batang Arau, jika belum mencoba enaknya menu yang disajikan Kafe Seafood. Bahkan, Vasco Wakil Gubernur, menjadikan tempat itu, menghilangkan kepenatan dari rutinitas yang padat
Sulap Kali Mati Menjadi Sungai Hidup dan Bersih
Namun, sayang dibalik keindahan Batang Arau, ada sedikit menyesakkan hati. Sungai Batang Arau tak bersih dan dianggap sungai mati. Semuanya itu, sudah dicarikan solusi. Terlontar dari Pemko Padang, sejalan dengan kebutuhan Kota Padang akan membenahi dua sungai utama, Batang Arau dan Batang Kuranji.
Bahkan, Fadly Amran akan mengubah Batang Arau yang saat ini sering disebut kali mati, menjadi sungai yang kembali hidup, bersih dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini terungkap saat menggelar rapat daring dengan Pemerintah Jerman. Satu harapan warga Kota Padang, semoga bis terwujud secepatnya
Penulis
Novri Investigasi


