
PAYAKUMBUH,INVESTIGASI_Diduga sejumlah proyek di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijaun Pakan Ternak (BPTU HPT) Pembibitan Sapi Potong Nasional milik Kementrian Pertanian berlokasi di Kabupaten Limapuluh Kota tahun anggaran 2026, menuai sorotan.LSM Pekat IB. Soalnya, ada dugaan menduga praktik kongkalikong dalam pelaksanaan Proyek Pakan Ternak, hingga program kegiatan lainya di BPTU yang dikomandoi Faruok Mochtar,S,P,t.M,P.
Tak pelak, Ormas Pekat IB, meminta Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun melakukan pengawasan ketat terhadap proyek-proyek tersebut. Menurutnya, terdapat dugaan pekerjaan hanya berputar pada pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan lingkaran PPK dan Kepala BPTU Padang mengatas.
“Jangan sampai proyek APBN hanya dikuasai kelompok tertentu. Kami minta Kejaksaan dan KPK mengawasi secara serius,” ujar Suharyono, Kamis (22/7).
Dalam daftar kegiatan Sirup Padang Mengatas 2026, terdapat sejumlah proyek bernilai milyaran rupiah. Diantaranya, Pengadaan Pakan ternak Sapi potong Indukan Dewasa Rp7.150.100.000, Pengadaan Pakan Sapi/Pakan Sapi Potong Muda 1.549.325.000, Pengadaan Pakan Pedet 1.757.000.000, dan belanja barang fisik lainnya yang diserahkan kepada masyarakat/Pemda (Domba), pupuk Padang Pemgembalaan Rp850.000.000,pengadaan pakan selama tiga bulan tahap dua Rp4.396.996.000
Paket lengkap kandang, tempat pakan/tempat minum niple dan instalation tahap dua Rp,4.396.996.000 pakan Sapi jangan Rp1.020.000.000.000, pengadaan ayam pullet petelur 16-17 minggu tahap dua.
Selain proyek pengadaan, pemerintah juga mengalokasikan program fisik renovasi dan kegiatan Baru. Seperti pemeliharaan brending center Rp164.000.000, pemeliharaan saluran pengumpul air Rp47.860.000,
pemeliharaan gedung dan kantor Rp134.244.00p
Pemeliharaan pagar paddok 21dan 23 Rp198.000.000,pemeliharaan jalan produksi Rp182.082.000.Pemeliharaan finding (turap) parkiran brending center Rp199.320.000,pemeliharaan pagar paddok plot Rp1,198.980.000, pemeliharaan pagar paddok plot F Rp198.980.000.
Pemeliharaan jalan turunan plot 14 Rp198.000.000, pemeliharaan kandang perawatan Rp1980.000.000, pemeliharaan pagar turap PPID Rp199.980.000, pemeliharaan sumur air dalam Rp250.000.000. perlengkapan petugas 160.000.000, pemeliharaan pagar plot A1 pesisir Rp199.980.000. pemeliharaan pagar plot F pesisir Rp199.980.000
Pengadaan kandang dan tempat pakan dan minum Rp290.400.000.pengadaan pakan selama tiga bulan di Provinsi Sumatera Barat Rp205.200.000,pengadaan ayam pullet Provinsi Sumatera Barat Rp264.000.000.Pakan Sapi potong indukan dewasa Rp341.000.000.
Suharyono menilai, proyek-proyek tersebut harus diawasi secara terbuka untuk mencegah dugaan praktik pengondisian maupun pembagian proyek kepada orang-orang dekat. Ia juga meminta seluruh proses pengadaan dan pelaksanaan proyek dilakukan transparan agar kualitas pekerjaan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Anggaran APBN ini uang rakyat. Jangan sampai hanya jadi bancakan kelompok tertentu,” tegasnya.
Hingga berita ini dirilis redaksi kepala BPTU belum memberi tangapan ke awak media
Penulis
Dendi


