
Pasbar, Investigasionline- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang dilanda banjir di Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman. Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata bahwa instansi pemerintah turut hadir di tengah musibah yang menimpa masyarakat.
Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, Rabu (10/11/2025) menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian lembaga terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. Menurutnya, BNNK tidak hanya fokus pada penanggulangan narkoba, tetapi juga memiliki komitmen sosial dalam situasi darurat kemanusiaan.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut didasarkan pada Surat Perintah Nomor: Sprin/346/XI/KA/KSU KP.10.05/2025/BNNK yang mengatur pelaksanaan tugas pada Kamis, 28 November 2025, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Seluruh personel BNNK dikerahkan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala BNNK Pasbar bersama jajaran personel kepada perangkat Nagari Aia Gadang Barat. Penyerahan dilakukan di Kantor Wali Nagari yang saat ini dialihfungsikan sebagai posko penerimaan bantuan sekaligus dapur umum bagi warga terdampak banjir.
Perangkat nagari menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai dukungan tersebut sangat membantu, terutama di tengah upaya pemerintah nagari untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih bertahan di posko.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat yang dibutuhkan masyarakat. Kehadiran BNNK Pasbar pada kesempatan ini menambah semangat perangkat nagari dalam memberikan pelayanan bagi warga yang terdampak.
Usai penyerahan bantuan, tim BNNK Pasaman Barat melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik terdampak. Mereka turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pemukiman dan memastikan kebutuhan warga dapat terdata dengan lebih akurat.
Menurut Rangga Noverio, kunjungan lapangan ini penting dilakukan agar pihaknya memahami situasi terkini dan dapat mempertimbangkan langkah lanjutan apabila diperlukan. Ia menegaskan bahwa BNNK Pasbar siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana.
Di lokasi, tim menemukan beberapa wilayah yang masih tergenang dan warga yang membutuhkan dukungan logistik lanjutan. Kondisi tersebut juga membuat sebagian warga tetap memilih bertahan di posko sementara meski curah hujan telah mulai menurun.
BPBD Pasaman Barat sebelumnya melaporkan bahwa banjir dan longsor yang terjadi beberapa hari terakhir meluas dari tujuh menjadi sepuluh kecamatan. Di Nagari Aia Gadang Barat saja, sebanyak 79 rumah terendam dan 346 jiwa terdampak langsung oleh bencana.
Meluasnya dampak bencana tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara terpadu oleh berbagai pihak, termasuk BNNK Pasbar yang turut mengambil peran. Keterlibatan berbagai instansi ini dinilai sangat penting untuk mempercepat pemulihan kondisi warga.
Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar. BNNK Pasbar berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali setelah bencana. fat


