
Pasbar, Investigasionline– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat, terus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), ratusan siswa SMA dan SMK se-Pasbar dibekali pemahaman bahaya narkotika di Aula Hotel Guci, Simpang Empat, Jumat–Sabtu (30 Oktober–1 November 2025).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran dan ketahanan diri generasi muda terhadap ancaman narkotika yang kini semakin mengkhawatirkan.
Kepala BNNK Pasbar, Rangga Noverio, Rabu (3/12/2025) menyampaikan, materi tentang strategi BNN dalam pelaksanaan program P4GN dan Asta Cita Presiden RI, serta pentingnya peran masyarakat dan lingkungan sekolah dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). Ia menegaskan bahwa Pasaman Barat termasuk wilayah rawan karena menjadi salah satu jalur masuk penyelundupan narkotika di Sumatera Barat.
“Anak usia sekolah adalah kelompok yang sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkotika. Karena itu, seluruh pihak harus bersinergi untuk memberikan edukasi dan pengawasan sejak dini,” tegas Rangga
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zulkenedi Said, yang menjadi inisiator sekaligus narasumber dalam acara tersebut. Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar yang membuka acara, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan yang turut memberikan materi tentang dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba.
Zulkenedi Said dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap BNNK Pasbar yang konsisten melakukan sosialisasi di berbagai jenjang pendidikan. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan menjadi pelopor perubahan di lingkungannya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab antara peserta dengan para narasumber. Para siswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar bahaya narkotika, strategi pencegahan, serta langkah hukum bagi pelaku penyalahgunaan.
Menutup kegiatan, seluruh peserta bersama narasumber melantunkan Mars Anti Narkotika dan meneriakkan yel-yel War on Drugs for Humanity (WODFH) sebagai simbol komitmen bersama dalam perang melawan narkoba. Suasana kebersamaan dan semangat antinarkoba pun terasa kuat di akhir kegiatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, BNNK Pasbar berharap semakin banyak pelajar yang menjadi agen perubahan di lingkungannya, serta membantu menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045 tanpa narkoba. fat


