
PADANG–INVESTIGASI ,
Bila dilihat sepintas lalu seperti “main main”. Tetapi ini memang sebuah kegiatan besar bagi masyarakat untuk melakukan berbagai upaya menyelamatkan diri bila terjadi bencana besar, seperti gempa dan ancaman tsunami (air laut naik menghantam daratan mencapai empat atau 7 meter).
Sejumlah wilayah pantai Kota Padang, umumnya sejumlah wilayah Sumbar termasuk berada di zone merah. Makanya perlu kewaspadaan tinggi.
Sangat tepat dilakukan berbagai pelatihan menyelamatkan diri, sehingga masyarakat bisa selamat dari ancaman tersebut.
Acungan jempol bagi jajaran Pemko Padang dan Forkopimda yang telah menggelar pelatihan ini bersama masyarakat.
Sehingga rasa takut bisa ditekan sekecil mungkin. Dan sudah punya kesiapan mental yang kuat bila hal hal.yang tidak direncakan itu datang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir terjun langsung mengikuti drill simulasi gempa dan tsunami di SMPN 25 Padang, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan tersebut sebagai upaya Pemko Padang memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dan pelajar, mengingat Padang merupakan wilayah rawan gempa dan tsunami.
Simulasi melibatkan seluruh siswa, guru, serta masyarakat sekitar sekolah. Mereka dilatih merespon kondisi darurat sejak sirene berbunyi, melakukan evakuasi mandiri, hingga menuju shelter yang telah disiapkan.
Pelatihan itu diadakan di seluruh wilayah/ kelurahan berdarah di pantai Padang–rcd


