
Investigasi –Sijunjung- Car Free Day Minggu 1 Februari 2026 secara resmi dilaunching oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si. Dalam sambutannya, Bupati berharap CFD tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan dapat berlanjut sebagai agenda rutin, baik mingguan maupun bulanan, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Car Free Day hari ini merupakan yang perdana kita laksanakan. Kita berharap kegiatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas tanpa kendaraan bermotor, sekaligus mendorong perputaran ekonomi pedagang kecil dan UMKM di sepanjang lokasi kegiatan,” ujar Bupati Benny.
Dari pantauan di lapangan, CFD Muaro Sijunjung tidak hanya menjadi ruang publik bebas kendaraan, tetapi juga menjelma menjadi pusat aktivitas sosial, kesehatan, dan ekonomi rakyat. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari senam massal di Lapangan M. Yamin, pemeriksaan kesehatan gratis, promosi kesehatan, donor darah, hingga layanan pemeriksaan dokter spesialis mata, paru, dan kebidanan.
Sekretaris Panitia Pelaksana, Roni Sudirman, S.STP, menjelaskan bahwa CFD dirancang sebagai kegiatan lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi dan komunitas. Selain layanan kesehatan, panitia juga menghadirkan SIM keliling, pustaka keliling, pertunjukan live musik di Pujasera, penampilan solo song, stan kuliner, UMKM lokal, serta stand edukasi dari Loka POM Sijunjung.
“CFD ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pelayanan publik dan edukasi kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat mendapatkan manfaat langsung, baik dari sisi kesehatan, pelayanan, maupun ekonomi,” jelasnya.
Sebelum kegiatan utama dimulai, Bupati Sijunjung bersama unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Jaheri, S.Sos., M.Si, Ketua TP PKK Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, serta masyarakat, melakukan jalan santai dari Simpang Tugu Muaro Sijunjung menuju Lapangan M. Yamin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kehadiran pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk kuliner lokal menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah pedagang mengaku omzet penjualan meningkat signifikan selama CFD berlangsung, menandakan potensi ekonomi yang cukup besar apabila kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Car Free Day perdana di Muaro Sijunjung dinilai berhasil dan menjadi sinyal kuat bahwa ruang publik yang sehat, inklusif, dan produktif sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan, publik menanti konsistensi pemerintah daerah dalam menjadikan CFD sebagai agenda rutin yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Wali Nagari Muaro, Hafizun, menyambut positif pelaksanaan Car Free Day tersebut. Ia menilai CFD tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta perputaran ekonomi di tingkat nagari.
“Car Free Day ini sangat baik untuk masyarakat Muaro. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menghidupkan UMKM dan memberi ruang kebersamaan bagi warga. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tetap,” ujar Hafizun.
Hal senada disampaikan salah seorang pengunjung, Alti Sofina, S.H., yang aktif mengikuti senam bersama komunitas Tuah Sakato Lovers. Ia mengaku antusias mengikuti CFD karena memberi suasana baru bagi warga untuk berolahraga secara gratis dan terbuka.
“CFD ini sangat bermanfaat, apalagi ada senam bersama. Kami dari Tuah Sakato Lovers merasa difasilitasi untuk hidup sehat. Semoga ke depan kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan,” ungkap Alti Sofina di sela-sela kegiatan.


