
Lingkuang Aua Baru, Investigasionline- Berbekal pengalaman panjang di pemerintahan nagari serta komitmen membangun daerah, Syafri Y resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (17/7/2026).

Pendaftaran Syafri Y berlangsung dengan suasana penuh semangat. Ia diantar oleh tokoh masyarakat, masyarakat, keluarga besar, sanak famili, serta para pendukung yang memberikan dukungan moril terhadap pencalonannya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026.
Kehadiran rombongan pengantar menjadi bukti besarnya dukungan masyarakat kepada Syafri Y. Sejak awal proses pendaftaran hingga penyerahan berkas administrasi, suasana berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Dalam pencalonannya, Syafri Y mengusung visi “Membangun Nagari yang Maju Berlandaskan Agama dan Budaya Menuju Masyarakat Sejahtera.” Visi tersebut menjadi landasan utama dalam mewujudkan pemerintahan nagari yang maju, religius, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Syafri Y menetapkan misi pertama, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat yang cepat, mudah, ramah, dan responsif, sehingga setiap warga memperoleh pelayanan publik yang maksimal.
Misi berikutnya adalah mewujudkan pemerintahan nagari yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, ia berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perkebunan, serta pengembangan ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Syafri Y juga bertekad mengembangkan sarana olahraga, seni, dan ruang-ruang kreatif bagi generasi muda agar potensi pemuda dapat berkembang secara positif dan produktif.
Dalam bidang keagamaan, ia berkomitmen mewujudkan masyarakat yang religius melalui penguatan nilai-nilai Islam, meningkatkan toleransi, membina generasi muda, serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, Syafri Y juga berkomitmen mendorong keterbukaan informasi publik serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan nagari agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Sebagai bagian dari strategi pembangunan, ia juga berencana memperkuat kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi guna mempercepat kemajuan Nagari Lingkuang Aua Baru di berbagai sektor.
Syafri Y bukanlah sosok baru bagi masyarakat Lingkuang Aua Baru. Namanya dikenal sebagai salah satu tokoh yang sejak awal turut memperjuangkan proses pemekaran wilayah hingga akhirnya Lingkuang Aua Baru resmi menjadi nagari definitif.
Perjalanan pengabdiannya telah berlangsung lebih dari dua dekade. Pada periode 2005 hingga 2009, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Pemuda. Selanjutnya, pada 2009 hingga 2017, ia mengemban amanah sebagai Kepala Jorong yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Sejak tahun 2017 hingga 2026, Syafri Y dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Nagari. Jabatan tersebut memberinya pengalaman dalam tata kelola pemerintahan, administrasi, perencanaan pembangunan, hingga pengelolaan keuangan nagari.
Berbekal pengalaman tersebut, Syafri Y menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Wali Nagari. Menurutnya, pengalaman selama bertugas di pemerintahan menjadi modal penting untuk membawa Lingkuang Aua Baru menuju kemajuan yang lebih baik.
Ia juga mengusung motto “Pelayanan Maksimal, Transparan, Akuntabel, dan Terukur” sebagai komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan apabila dipercaya masyarakat memimpin Nagari Lingkuang Aua Baru.
“Pengalaman saya selama ini adalah modal nyata. Saya memahami bagaimana merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggaran yang dikelola. Jika dipercaya memimpin, saya berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, serta memastikan pembangunan dan pelayanan berjalan adil dan merata bagi seluruh masyarakat,” ujar Syafri Y.
Bagi Syafri Y, pencalonannya bukan sekadar bagian dari kontestasi politik, melainkan kelanjutan dari perjuangan panjang yang telah dirintis sejak proses pemekaran nagari. Dengan rekam jejak pengabdian yang dimiliki, ia berharap dapat mengantarkan Nagari Lingkuang Aua Baru menjadi nagari yang maju, mandiri, religius, dan semakin sejahtera di masa mendatang. fat


