
Pasbar, Investigasionline– Tahapan pendaftaran bakal calon Walinagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat mulai menunjukkan geliat. Sejak dibukanya pendaftaran beberapa hari lalu, Fitrawati, A.Md.Keb., SKM, menjadi orang pertama yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walinagari Aia Gadang Barat.

Kedatangan Fitrawati ke Kantor Wali Nagari Aia Gadang Barat pada Senin (13/7/2026) mendapat perhatian masyarakat. Ia hadir didampingi keluarga dan masyarakat, serta para pendukung yang memberikan semangat dan dukungan atas niatnya maju dalam kontestasi Pemilihan Walinagari (Pilwana) 2026.
Sebelum melakukan pendaftaran, seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan panitia telah dipersiapkan dan dilengkapi. Berkas pencalonan kemudian diserahkan kepada Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) sebagai pelaksana sebagai bagian dari tahapan resmi proses Pilwana.
Proses pendaftaran berlangsung tertib dan lancar. Panitia menerima berkas yang diserahkan Fitrawati untuk selanjutnya dilakukan penelitian dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku dalam tahapan Pemilihan Walinagari.
Fitrawati mengaku bersyukur dapat menjadi pendaftar pertama dalam Pilwana Aia Gadang Barat. Menurutnya, keputusan untuk maju merupakan bentuk keseriusan dan panggilan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat serta membangun nagari menjadi lebih maju.
Ia menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan masyarakat menjadi motivasi besar baginya untuk mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan baik. Baginya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Sebagai sosok yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan, Fitrawati dikenal aktif dalam pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal dalam membangun pemerintahan nagari yang responsif terhadap kebutuhan warga.
Fitrawati juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan nagari yang transparan, akuntabel, dan mengedepankan pelayanan publik. Selain itu, ia ingin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan nagari tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan menjadikan Pilwana sebagai ajang demokrasi yang damai dan bermartabat. fat


