
PASBAR, INVESTIGASI_Didanai APBD Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar sebagai rekanan dalam pembangunan sejumlah proyek Provinsi Sumbar Kontraktor asal Kabupaten Pasaman tuntaskan dua kegiatan guna kemaslahatan warga Pasaman Barat.
Plt Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Ir. Dedi Rinaldi, saat dihubungi mengatakan, sejumlah kegiatan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar hingga triwulan IV pelaksanaan pekerjaan fisik infrastruktur secara keseluruhan sudah memasuki tahapan finishing. Bahkan, sejumlah item pelaksanaan pekerjaan sudah ada yang di PHO tahap awal.

BMCKTR Sumbar tetap optimis, semua kegiatan yang terkontrak di tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik dan tuntas. Tentunya dukungan semua pihak terutama masyarakat sekitar kegiatan, rekanan serta tim BMCKTR Sumbar maupun konsultan pengawas yang di tunjuk.
Untuk wilayah Kabupaten Pasaman Barat, dua kegiatan diantaranya Pembangunan Fasilitas Penunjang Pabrik Pengering Jagung dan Pengolahan Pakan ternak Rp.5.106.232.000 yang di kerjakan oleh PT. Abib Perkasa
Dan, pembangunan jalan provinsi di Ruas Sasak – Maligi (P.033.2) Rp.10.682.924.500, sudah rampung dilaksanakan oleh rekanan pelaksana, PT.Aura Mandiri Sejahtera dan Konsultan PT. Artha Graha Cipta
Ia menjelaskan, Pembangunan Fasilitas Penunjang Pabrik Pengering Jagung dan Pengolahan Pakan ternak meliputi pekerjaan pembangunan Jalan rigid beton merupakan jalan akses menuju pabrik dan Pagar bangunan. Sekaligus sebagai pelindungan aset pabrik.
Pelaksananaan pekerjaan sudah dilakukan PHO pada tanggal 1 September 2025 dihadiri PPK Harry Ricardo, didampingi tim teknis seksi PBPKP Bidang Cipta Karya
Dengan selesainya pelaksanaan tahap pertama ini, diharapkan fasilitas penunjang yang dibangun dapat mendukung kelancaran operasional pabrik serta memberikan mamfaat berkelanjutan.
Kepala Bidang Bina Marga BMCKTR Sumbar Adratus Setiawan menjelaskan, Pembangunan Jalan Provinsi di Ruas Sasak – Maligi (P.033.2) pembangunan lanjutan APBD 2025 sudah di rampungkan pelaksanaan pembangunannya oleh rekanan pelaksana. Meskipun, terdapat beberapa kilometer lagi yang belum di aspal hingga sampai ke perkampungan Maligi yang berada di Sasak Ranah Pasisia.
Ia merinci sesuai dengan kontrak kerja pelaksanaan pekerjaan dilapangan, badan Jalan lebar 6 meter, bahu kiri kanan lebar 1 meter. Timbunan pilihan 30 centimeter. Base B 30 centimeter , Base C 20 centimeter,
AC Binder 6 centimeter dan AC Wearing 4 centimeter.
Selanjutnya. salah seorang warga sasak Buyung Roni tinggal di Kinali mengaku, berterima kasih atas proyek yang digelontorkan Pemprov Sumbar ke Pasbar. Akses jalan Sasak Maligi, merupakan urat nadi perekonomian bagi ribuan warga Maligi menuju pusat Kecamatan dan Kabupaten Pasbar.
Ia mengucapkab terima kasih kepada pemerintah. Baik Kabupaten dan Pemrov Sumbar. Dengan keterbatasan anggaran, namun Pasbar tetap mendapatkan gelontoran APBD Provinsi Sumbar. Ditahun berikutnya, akses jalan Sasak – Maligi dapat tuntas dilakukan pembangunan dan pengaspalan badan jalan
Warga Kinali Ekos mengaku, bangga adanya bangunan pabrik jagung di Pasbar tepatnya di Kinali. Semoga segera dapat beroperasi. Ini sangat besar dampak ekonominya.
” Terima kasih, Pak Gubernur Sumbar dan Wagub Sumbar. Kami bersyukur daerah kami dibangun,”tutup Ekos. Buyung


