
Innalillahi Wahinnnalillahi Rojiun. Telah berpulang sahabat seperjuangan Edwar Hafri (62) Sosok yang dikenal sangat kritis dan berani mengungkap kasus di Sumbar ini, telah tiada.
Kepergian Edwar Hafri yang akrab dipanggil Edwar Bendang ini, meninggalkan duka mendalam. Padahal, beberapa hari lalu, masih sempat telepon teleponan. Bahkan, membahas beberapa proyek di Kota Galamai itu.
Sama sama pernah di Koran Mingguan Zaman dan bekerjasama membesar Koran Mingguan Investigasi, Edwar dikenal sosok periang. Seperti iklan, tak ramai tanpa lo. Gelak tawa, canda ria, menyertai perjalanan kami sebagai seorang jurnalis
Edwar Bendang sosok yang enak diajak diskusi. Memberi pencerahan, saat diminta pendapatnya, saat mengupas kasus yang akan diburu. Jika sudah ada saran darinya, kaki ini tak berhenti untuk mengupas tuntas, walau resiko akan dihadapi
Kabar mengejutkan pagi ini, Sabtu (4/7) almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS. Ahmad Muchtar Bukittinggi dan dibawa ke rumah duka di Kabupaten 50 Kota.
Bak petir menyambar, berita duka ini, sangat menyayat hati. Kenapa tidak, kehilangan teman seperjuangan puluhan tahun, berburu kasus. Hanya doa yang terucap, selamat jalan sahabat. Kebersamaan ini, tak akan terlupakan seumur hidupku. Tenanglah di sisiNya. Novri


