
JAKARTA, INVESTIGASI_Janji adalah hutang yang harus dibayar. Janji kepada warga saat kampanye, harus dibayar saat duduk menjadi kepala daerah maupun wakil rakyat. Ini menjadi perhatian
Anggota Komisi III DPR RI, H. Benny Utama. Memenuhi janji itu, ia memastikan proyek pembangunan jalan Rumbai–Muaro Tais di Kecamatan Mapattunggul segera dimulai akhir tahun 2025.
Luar biasa membawa dampak signifikan bagi Kabupaten Pasaman. Kenapa tidak pembangunan jalan sepanjang 7,4 kilometer itu akan menggunakan aspal hotmix dengan dukungan dana pemerintah pusat senilai Rp35 miliar, transportasi lancar, perekonomian pun meningkat.
Proyek ini merupakan janji politik Benny Utama, kepada masyarakat Muaro Tais saat masih menjabat Bupati Pasaman. Sekarang, terealisasi saat menjadi wakil rakyat di DPR RI.
“Alhamdulillah, usulan Rp35 miliar itu diakomodir sepenuhnya. Sementara, reknis pelaksanaannya dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar,” ujar Benny Utama
Disadari sosok dicintai rakyat Kabupaten Pasaman ini, mengingatkan, kondisi jalan Rumbai–Muaro Tais sebelumnya sangat memprihatinkan dan tidak layak dilalui. Maka ini menjadi prioritas yang harus diperjuangkan. “Pembangunan jalan ini akan memperlancar akses transportasi, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Benny Utama, juga mengatakan, jika jalan ini terbangun, ekonomi masyarakat pasti meningkat. Karena, akses menuju pasar dan pusat produksi lebih mudah.” Perjuangan ini juga mendapat dukungan dari koleganya di Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, anggota Komisi V DPR RI sekaligus Badan Anggaran,” ungkap mantan Bupati Pasaman ini
Bahkan, lanjutnya, mereka bersama-sama mengawal usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Pasaman sejak 2023. Dan, sekarang sudah terpenuhi. Janji sudah tertepati. Tidak itu, pembangun infrastruktur di Kabupaten Pasaman, makin meningkat
“Proyek jalan ini ditetapkan sebagai Multy Year Contract dengan total dana Rp35 miliar. Sebesar Rp5,8 miliar akan dilaksanakan pada akhir 2025. Sementara Rp29,2 miliar sisanya dialokasikan pada 2026,” katanya mengakhiri
Pembebasan Lahan Tak Ada Masalah
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Pasaman, Zulham Effendi, menuturkan panjang jalan mencapai 7,4 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Sementara, pembebasan lahan telah selesai sejak 2023. “Usulan sebesar Rp35 miliar itu sudah diakomodir pusat. Pembangunan ini sangat mendesak, karena kondisi jalan sebagian besar rusak parah,” jelas Zulham.
Harapannya, dengan terealisasinya proyek ini, masyarakat berharap Rumbai–Muaro Tais segera memiliki akses jalan layak yang mampu memperkuat sektor pertanian dan perdagangan lokal. Semoga terwujud dan dana APBN kembali mengalir kedaerah ini, melalui perjuangan Benny Utama di Senayan. Rel/Nv


