
Dibilang mustahil, ya begitulah. Dibilang tak mungkin, ya bisa jadi. Hanya keajaiban yang bisa merubah keadaan. Empat laga tersisa, bukan jalan mudah dilalui. Terjal, berliku dan mendaki terbentang didepan. Karena, lawan dihadapi cukup berat.
Selain Persik Kediri, Kabau Sirah, juga menghadapi Dewa United, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Beratnya lagi, jarak point dengan Persis Solo menempati posisi 16 dan sama menghuni zona degradasi tujuh poin.
Persis Solo mengantongi poin 27 sementara Semen Padang FC, masih berkutat di poin 20 dengan posisi nomor dua buncit atau posisi 17. Disisi lain, Madura United yang sukses mengalahkan Semen Padang FC di laga ke 30, keluar dari zona degradasi.
Sekarang bertengger di posisi 15 dengan 29 poin. 9 poin jarak yang cukup lebar untuk keluar dari zona degradasi, apalagi jurang degradasi. Sulit, teramat sulit untuk bangkit. Memang sepakbola itu bundar, tapi ada hitungan hitungan diatas kertas yang bisa diambil kesimpulan
Harapan Sempat Terbuka
Sebenarnya, harapan Kabau Sirah terbuka lebar, saat Persis Solo dibungkam Persija Jakarta dengan skor 3 – 0. Jika mampu memenangkan laga di kandang sendiri menghadapi Madura United, poin Semen Padang bertambah menjadi 23.
Itu berarti jarak dengan Persis Solo menyampit menjadi 4 angka dan Madura United menjadi 3 angka. Peluang terbuka lebar dengan memanfaatkan empat laga tersisa. Namun, semua pupus sudah, setelah dibungkam Madura United di Stadion GOR H. Agus, Rabu (29/4) dengan skor tipis 1 – 0
Sayang harapan tinggal harapan, impian tinggal impian. Jarak 9 angka dengan Madura United diatas zona degradasi, sulit untuk dikejar. Andai pun menang di empat laga tersisa, poin terakhir menjadi 32. Itupun belum tentu lolos, karena Madura United hanya berharap dua kali di laga terakhir, jika poin Semen Padang 32.
Secara matematik, agak sulit. Perhitungan diatas kertas, agak berat. Apalagi, perhitungan di lapangan, mustahil terjadi. Karena beratnya lawan dihadapi. Ya, kekalahan melawan Madura United, bukan saja menguburkan impian, juga mengecewakan pendukung setia Semen Padang FC.
Tipis peluang bertahan di Super League BRI. Walau berbagai suntikan, bonus dijanjikan, tak akan mampu mengubah keadaan. Tinggal menunggu keajaiban untuk keluar dari zona degradasi dan bertahan di kompetisi tertinggi di negeri ini
Penulis
Novri Investigasi


