
Jelang Idul Fitri, saat mudik lebaran menjadi tradisi. Kerusakan jalan, mengurangi kenyamanan pemusik pulang ke kampung halaman. Inipun menjadi perhatian. Demi memberikan kenyamanan, janji pun diucapkan. Perbaikan jalan akan selesai 10 – H Idul Fitri
Tanda tanya pun terlontar berbagai kalangan 10 – H Idul Fitri, janji tinggal janji, bahkan sudah terlewati. Sampai kini, jalan rusak masih diperbaiki. Bukan. Sekedar cerita, tapi fakta yang bicara, Selasa (11/3), beberapa ruas jalan provinsi masih diperbaiki. Dan, diperkirakan tak akan selesai saat memasuki Idul Fitri.
Meski dikebut, terutama di ruas Simpang Gudang, Manggopoh Lubuk Basung hingga Padang Lua, Banuhampu masih dalam tahap perbaikan dengan menambah titik jalan yang berlubang. Bahkan, di kawasan terdampak bencana, terutama di ruas Jalan Lubuk Sao, Nagari Dalko, Tanjung Raya, yang sempat tertimbun longsor, masih dalam perbaikan.
Terlihat alat berat, masih membersihkan material tanah, batu dan kayu yang menimbun badan jalan. Termasuk, pembersihan drainase dititik yang terdampak, pengikisan tebing yang longsor. Itupun terkendala padatnya arus kendaraan dari dua arah. Baik Lubuk Basung maupun Maninjau
Semakin miris, tak adanya rambu ataupun petugas mengatur kendaraan melintasi lokasi pekerjaan. Sehingga, operator sering terganggu dan sering berhenti. Tak adanya antisipasi ini, berujung pekerjaan tak sesuai harapan dan target yang dijanjikan
Turunkan Alat Berat
Memang proses perbaikan jalan provinsi sudah dilakukan beberapa hari ini. Bahkan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, ikut menurunkan alat berat. Truk membawa aspal ikut antri di lokasi pekerjaan, menutupi lubang yang meresahkan
Ruas jalan Kelok 44 dan Sungai Landak, dipenuhi semak dan memakan badan jalan, juga dilakukan pembersihan. Termasuk dititik terdampak bencana, menyebabkan terganggunya jalan provinsi di Jalan Luruih, Lubuak Sao, Nagari Dalko di Gungun Lubuk Sao, termasuk Siguhung yang terban akibat banjir Februari lalu
Meski, beberapa titik masih dikerjakan dan harapan 10 – H Idul Fitri tak sesuai harapan. Namun, harapan warga bisa diselesaikan secepatnya. Sebab akan, menganggu kenyamanan pemudik pulang kampung menikmati Idul Fitri bersama keluarga, sanak saudara. Better Late Than Never. Semoga.
Harme Kaba 12
Novri Investigasi


