
PADANG, INVESTIGASI_Liga 4 Nasional Piala Presiden sudah ditabuh. Dua wakil Sumbar, PSP Padang dan PSPP Padang, tumbang. Dwi fortuna tak berpihak kepada kedua klub itu.
PSP Padang yang tergabung dengan group H, berisikan Mataram Utama FC, ASIOP dan Persenga Nganjuk, harus mengakui keunggulan tuan rumah Mataram Utama FC dengan skor 1-0.
Berlaga di Stadion Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Sabtu (31/5), PSP Padang harus keluar lapangan dengan kepala tertunduk. Gol finalti diujung laga, menguburkan impian meraih angka
Setali tiga uang, nasib serupa juga dialami PSPP Padang. Sempat diragukan ikut Liga 4 Nasional Piala Presiden, runner up Piala PSSI Sumbar itu, harus mengakui keunggulan Wahana FC Pekanbaru dengan skor 1-0.
Berlaga di Stadion Goenter Darjono Purbalingga, Sabtu (31/5) dan bergabung di group D bersama Persibangga Purbalingga, Sylvia Kalteng FC dan Wahana FC Pekanbaru, juga gagal meraih point dilaga perdana
Kekalahan dua wakil Sumbar itu, memang belum menguburkan impian melanjutkan langkah ke babak 32 besar. Tapi, perlu perjuangan ekstra keras pada laga kedua. Jika kalah, siap siap pulang lebih awal. Kalau menang masih terbuka peluang. Begitu juga seri, nasib tergantung pada laga lain.
Seluruh pecinta sepakbola Ranah Minang, berharap kedua tim itu bisa menang pada laga kedua. Sehingga, membuka peluang dan memberi nafas panjang melangkah ke babak berikutnya. Memang berat, tapi tak ada yang tak mungkin
Kita berharap, tak terulang lagi musim kompetisi 2024 – 2025. Dua wakil Sumbar Josal FC dan PSPP Padang Panjang, gugur dibabak penyisihan. Karena, dipundak mereka, Marwah sepakbola Sumbar dipertaruhkan. Apalagi, Semen Padang FC, klub kebanggaan sudah terdepak ke Liga 2. Duka ini, jangan bertambah lagi
Penulis
Novri Investigasi


